BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Menjelang Hari Raya Iduladha, pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban dinilai perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Langkah tersebut penting untuk memastikan hewan yang beredar di masyarakat berada dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat untuk dikurbankan.
Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mengatakan meningkatnya aktivitas perdagangan hewan ternak menjelang Iduladha berpotensi meningkatkan lalu lintas ternak yang masuk maupun keluar daerah.
Oleh karena itu, pengawasan dari instansi terkait perlu dilakukan secara maksimal guna mengantisipasi risiko penyebaran penyakit hewan.
Menurutnya, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau memiliki peran penting dalam memastikan setiap hewan yang diperjualbelikan telah melalui pemeriksaan kesehatan yang memadai.
“Kesehatan hewan kurban harus menjadi perhatian utama. Pengawasan perlu dilakukan sejak awal agar hewan yang beredar benar-benar dalam kondisi sehat,” katanya.
Dirinya menjelaskan, pengawasan tidak hanya dilakukan pada lokasi penjualan, tetapi juga perlu menyasar peternak dan pedagang yang terlibat dalam distribusi hewan kurban.
Pendampingan kepada peternak dinilai penting untuk memastikan hewan mendapatkan perawatan yang baik, termasuk vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Selain itu, kelengkapan administrasi seperti surat keterangan kesehatan hewan juga perlu diperhatikan sebagai bentuk jaminan bahwa ternak yang dipasarkan telah memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan.
Subroto menilai langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pangan sekaligus melindungi masyarakat dari potensi dampak penyakit hewan menular.
Menurutnya, persiapan pengawasan harus dilakukan jauh sebelum hari raya agar seluruh proses distribusi hewan dapat berjalan dengan baik.
Dirinya berharap koordinasi antara pemerintah daerah, peternak, dan pedagang dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaan kurban di Kabupaten Berau dapat berlangsung aman dan lancar.
“Persiapan sejak dini sangat penting agar kebutuhan masyarakat terpenuhi dan hewan yang dikurbankan benar-benar layak serta sehat,” tegasnya. (*MNH/ADV)
















