BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pembangunan infrastruktur berskala besar dinilai memiliki peran penting dalam mempercepat pertumbuhan daerah. Salah satu proyek yang dinilai berpotensi memberikan dampak luas adalah rencana pembangunan jaringan kereta api lintas Kalimantan.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, mengatakan keberadaan jaringan kereta api tidak hanya akan memperkuat konektivitas antarwilayah, tetapi juga berpotensi mendorong munculnya berbagai aktivitas ekonomi baru di daerah yang dilalui jalur tersebut.
Dijelaskannya, pembangunan infrastruktur transportasi yang terintegrasi dapat membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dan dunia usaha. Kondisi tersebut diyakini mampu meningkatkan investasi, memperlancar distribusi barang, serta memperkuat daya saing daerah.
“Ketika akses semakin terbuka, maka pergerakan ekonomi juga akan semakin berkembang. Infrastruktur seperti kereta api bisa menjadi salah satu pendorong pertumbuhan wilayah,” ujarnya.
Rahman menilai dampak pembangunan tidak hanya akan dirasakan sektor perdagangan dan logistik. Sejumlah sektor lain seperti pariwisata, usaha mikro, hingga pelayanan masyarakat juga berpotensi memperoleh manfaat dari peningkatan konektivitas tersebut.
Ia mengatakan, kemudahan akses transportasi dapat mempercepat mobilitas masyarakat dan mempermudah distribusi berbagai kebutuhan antarwilayah. Hal itu dinilai akan menciptakan peluang ekonomi baru yang mampu mendorong peningkatan pendapatan masyarakat.
Selain itu, Rahman berharap pembangunan jalur kereta api yang direncanakan di Kalimantan Utara dapat terus berlanjut dan membuka peluang konektivitas menuju daerah lain, termasuk Kabupaten Berau.
“Kalau infrastruktur ini terwujud dan terus berkembang, manfaatnya akan dirasakan banyak sektor. Bukan hanya untuk kebutuhan transportasi, tetapi juga mendukung pembangunan ekonomi daerah dalam jangka panjang,” pungkasnya. (*MNH/ADV)
















