Example floating
Example floating

DPRD Berau Minta DLHK Perketat Pengawasan IPAL Rumah Makan

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pertumbuhan usaha kuliner yang terus meningkat di Kabupaten Berau dinilai perlu mendapat pengawasan lebih serius, terutama terkait pengelolaan limbah cair yang dihasilkan dari aktivitas usaha tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau meningkatkan pengawasan terhadap Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dimiliki rumah makan maupun restoran.

Menurutnya, keberadaan IPAL merupakan komponen penting dalam menjaga kualitas lingkungan. Tanpa sistem pengolahan yang berjalan baik, limbah cair berpotensi mencemari saluran air dan lingkungan di sekitar lokasi usaha.

Ia mengatakan, semakin berkembangnya sektor kuliner di Berau merupakan hal yang patut diapresiasi karena mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Namun perkembangan tersebut harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.

“Pengawasan harus dilakukan secara rutin. Jangan sampai ada limbah yang langsung dibuang tanpa melalui proses pengolahan yang semestinya,” ujarnya.

Sutami menilai DLHK memiliki peran strategis untuk memastikan seluruh pelaku usaha menjalankan kewajiban pengelolaan limbah sesuai standar yang berlaku. Karena itu, evaluasi terhadap sistem IPAL perlu dilakukan secara berkala agar potensi pencemaran dapat dicegah sejak dini.

Menurutnya, pengawasan yang konsisten juga menjadi bentuk perlindungan terhadap masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan usaha. Sebab dampak limbah yang tidak terkelola dengan baik tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kenyamanan warga.

Diharapkannya, DLHK terus memperkuat fungsi pengawasannya, khususnya pada usaha-usaha kuliner yang menghasilkan limbah cair dalam jumlah cukup besar.

“Standar lingkungan harus dipatuhi oleh seluruh pelaku usaha. Ini bukan hanya soal aturan, tetapi juga bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat,” tegasnya.

Dengan pengawasan yang optimal, ia juga berharap pertumbuhan sektor kuliner di Berau dapat berlangsung secara berkelanjutan tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar. (*MNH/ADV)