Example floating
Example floating
News  

Dana Pusat Belum Cair, Pemkab Berau Tunda Proyek yang Belum Berjalan

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau mulai mengambil langkah antisipasi di tengah belum cairnya dana dari pemerintah pusat. Sejumlah proyek pembangunan yang telah melalui proses lelang, tetapi belum dikerjakan, untuk sementara ditunda guna menjaga kondisi keuangan daerah.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan pemerintah daerah tidak ingin memaksakan pelaksanaan proyek ketika kepastian anggaran belum tersedia. Kebijakan ini juga menjadi upaya agar pembangunan tidak berujung pada beban utang yang harus ditanggung daerah.

“Untuk yang sudah telanjur bekerja, kita akan tetap lanjutkan. Tapi kalau yang sudah lelang, belum bekerja, kita pending dulu. Karena kami tidak mau berutang,” tegasnya saat diwawancarai usai Apel Besar Hari Pramuka di halaman Kantor Bupati Berau, Senin (26/10/2026).

Meski demikian, Pemkab Berau tetap berupaya agar dana dari pemerintah pusat segera direalisasikan. Sri Juniarsih mengatakan, komunikasi dan koordinasi dengan kementerian terkait masih dilakukan untuk memperjuangkan pencairan dana tersebut.

Menurutnya, proses pencairan tidak bisa dilakukan begitu saja karena terdapat mekanisme dan tahapan yang harus dilalui. Upaya serupa juga dilakukan untuk dana yang bersumber dari pemerintah provinsi.

“Kami masih berupaya ke kementerian yang terkait agar dana ini bisa segera kami terima. Memang ada jalur-jalur yang harus kami tempuh, baik terkait dana dari pusat maupun dari provinsi,” ujarnya.

Di tengah ketidakpastian tersebut, pemerintah daerah harus memilah kegiatan pembangunan berdasarkan kondisi pelaksanaan dan kemampuan keuangan. Proyek yang sudah berjalan tetap dilanjutkan, sedangkan pekerjaan yang belum dimulai meski telah melalui lelang ditunda sementara.

Langkah ini diambil untuk menghindari risiko kewajiban pembayaran ketika dukungan anggaran belum tersedia secara pasti. Pemkab Berau memilih berhati-hati daripada memaksakan seluruh proyek berjalan dan berpotensi menimbulkan persoalan keuangan di kemudian hari.

Sri Juniarsih berharap upaya koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi segera membuahkan hasil. Dengan demikian, ketersediaan anggaran dapat kembali mendukung pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan.

Kepastian pencairan dana menjadi salah satu faktor penting bagi Pemkab Berau dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Di sisi lain, pemerintah daerah tetap harus memastikan setiap kebijakan belanja sesuai dengan kemampuan keuangan agar program yang dijalankan tidak membebani anggaran pada masa mendatang. (*MNH)