Example floating
Example floating
News  

PLN Janji Tujuh Hari Perbaikan hingga Listrik Kembali Normal

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB – Kepastian pemulihan listrik menjadi tuntutan masyarakat Berau di tengah pemadaman yang terus berulang. Menanggapi hal tersebut, PLN UP 3 Berau menargetkan perbaikan jaringan kelistrikan rampung dalam waktu maksimal tujuh hari.

Janji itu disampaikan Manajer PLN UP 3 Berau, Erwinton Naibaho, saat menemui massa pada Senin (26/10) malam. Di hadapan masyarakat, ia menjelaskan bahwa petugas masih bekerja untuk memperbaiki kerusakan jaringan yang mengganggu pasokan listrik di Berau.

Erwinton mengatakan, PLN sebelumnya memperkirakan perbaikan dapat diselesaikan dalam lima hari. Namun, perusahaan menyiapkan estimasi hingga tujuh hari sebagai batas waktu penyelesaian pekerjaan.

“Sebelumnya estimasi lima hari, tapi kita berupaya seminggu ke depan bisa selesai. Karena saat ini petugas juga sedang berusaha di lokasi,” ujarnya.

Gangguan pasokan listrik ini dipicu robohnya salah satu menara transmisi pada jalur interkoneksi Mahakam, tepatnya di jalur Talisayan-Maloy. Kerusakan tersebut berdampak pada pasokan listrik yang diterima sistem kelistrikan Berau.

Di sisi lain, Berau masih memiliki sejumlah pembangkit listrik yang beroperasi, di antaranya PLTD Sambaliung dan PLTU Teluk. Namun, kemampuan pembangkit lokal tersebut belum mencukupi kebutuhan listrik masyarakat selama pasokan dari sistem interkoneksi mengalami gangguan.

“Ini opsi yang paling jelek itu paling lama tujuh hari. Kami usahakan lima hari. Yang kedua, sistem pembangkit di Berau kita masih ada. PLTD Sambaliung, PLTU Teluk, dan sekarang kita masih mampu mengoperasikan pembangkit-pembangkit di sini, tapi ternyata tidak cukup,” jelas Erwinton.

Ia memaparkan, kebutuhan listrik Berau saat beban puncak mencapai 50 megawatt (MW). Sementara itu, kemampuan pasokan listrik yang tersedia saat ini hanya sekitar 37 MW.

Dengan kondisi tersebut, Berau mengalami kekurangan daya sebesar 13 MW. Selisih antara kebutuhan dan kemampuan pasokan inilah yang menjadi salah satu kendala dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.

PLN kini berupaya mempercepat perbaikan menara transmisi agar pasokan listrik dapat kembali normal. Masyarakat pun menantikan penyelesaian pekerjaan tersebut sesuai target waktu yang telah disampaikan.(*MNH)