Example floating
Example floating

Pembangunan BLK Berau Rampung, DPRD Harap Serap Tenaga Kerja Lokal

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Berau yang berlokasi di Jalan Limunjan, Kecamatan Sambaliung, telah rampung. Fasilitas tersebut diharapkan segera dimanfaatkan sebagai pusat pengembangan keterampilan bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang baru lulus pendidikan.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menyampaikan bahwa kehadiran BLK menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Menurutnya, fasilitas pelatihan tersebut diharapkan mampu membekali para pencari kerja dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

“BLK ini kita harapkan menjadi tempat bagi masyarakat, khususnya para fresh graduate, untuk mendapatkan keterampilan dan pengalaman kerja yang dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelum pembangunan BLK dilakukan, DPRD bersama pemerintah daerah sempat melakukan studi banding ke Balai Latihan Kerja di Balikpapan. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari sistem pelatihan serta fasilitas yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelatihan kerja di Berau.

“Di BLK Balikpapan kita melihat langsung fasilitasnya, mulai dari workshop hingga peralatan pelatihan yang modern. Itu menjadi referensi bagi kita dalam mengembangkan BLK di Berau,” jelasnya.

Rahman menambahkan, program pelatihan yang akan dilaksanakan di BLK nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor di Kabupaten Berau.

Beberapa sektor yang menjadi perhatian di antaranya pertambangan, industri, sektor pangan, hingga pariwisata yang saat ini terus berkembang di daerah tersebut.

“Nanti juga akan ada pelatihan yang mendukung sektor pariwisata, seperti pelayanan hingga pemandu wisata, karena Berau memiliki potensi wisata yang besar di Kalimantan Timur,” katanya.

Selain itu, DPRD juga mendorong adanya kerja sama antara pemerintah daerah dengan perusahaan swasta agar lulusan BLK memiliki peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja.

Menurut Rahman, koordinasi dengan pihak perusahaan penting dilakukan untuk mengetahui kebutuhan tenaga kerja sehingga program pelatihan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan.

“Kita ingin pelatihan di BLK ini terarah. Jadi ketika peserta sudah lulus, mereka sudah siap masuk ke dunia kerja,” pungkasnya. (*MNH/ADV)