Example floating
Example floating

Peluang Kerja di Berau Masih Terbuka, DPRD Minta Dimanfaatkan

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Tingginya angka pengangguran di Kabupaten Berau tidak hanya dipengaruhi keterbatasan lapangan kerja, tetapi juga pola pikir pencari kerja yang masih terfokus pada sektor tertentu.

Sebagian besar pencari kerja, khususnya generasi muda, dinilai masih menjadikan sektor pertambangan sebagai tujuan utama. Padahal, peluang untuk masuk ke industri tersebut tidaklah mudah.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menilai ekspektasi tinggi terhadap sektor tambang seringkali tidak sebanding dengan realita di lapangan.

“Banyak yang berharap bisa masuk tambang, padahal persaingannya ketat dan kualifikasinya tinggi,” ujarnya.

Ia menyebut, kondisi ini kerap menimbulkan kekecewaan di kalangan pelamar ketika tidak berhasil lolos seleksi. Sementara itu, peluang di sektor lain seperti perkebunan justru kurang diminati.

Menurut Rahman, sikap terlalu selektif dalam memilih pekerjaan dapat menjadi bumerang, terutama di tengah kondisi lapangan kerja yang terbatas.

“Jangan sampai hanya karena gengsi atau persepsi, peluang yang ada malah dilewatkan,” tegasnya.

Disisi lain, Kebutuhan akan tenaga kerja pada sejumlah sektor seperti perkebunan sawit di Kabupaten Berau masih tinggi. Namun, peluang tersebut belum sepenuhnya mampu diserap oleh tenaga kerja lokal.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa ketergantungan terhadap satu sektor berpotensi melemahkan ketahanan ekonomi daerah. Diversifikasi pilihan kerja dinilai penting agar masyarakat memiliki alternatif yang lebih luas.

DPRD Berau pun mendorong adanya perubahan pola pikir di masyarakat, dengan mulai melihat sektor perkebunan sebagai peluang yang realistis dan berkelanjutan.

“Semua sektor punya potensi. Tinggal bagaimana kita mau melihat dan memanfaatkannya,” pungkasnya. (*MNH/ADV)