BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Upaya memastikan pemenuhan gizi anak berjalan sesuai standar terus mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Berau. Hal tersebut ditunjukkan dengan peninjauan langsung Sarana Pelayanan Penyediaan Gizi (SPPG) Polres Berau oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jumat (19/12/2025).
Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh proses penyediaan makanan bergizi, mulai dari penerimaan bahan pangan hingga distribusi akhir, berjalan sesuai prosedur dan mengedepankan aspek kebersihan, keamanan, serta kualitas gizi.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Juniarsih mengikuti langsung alur kerja SPPG Polres Berau secara menyeluruh. Ia melihat jalur masuk bahan makanan, sistem pemisahan bahan kering dan basah, proses pengolahan di dapur, hingga tahapan pencucian dan pengeringan ompreng sebagai bagian dari standar higienitas.
Ia menilai, sistem operasional yang diterapkan SPPG Polres Berau sudah tertata dengan baik dan layak menjadi percontohan. Menurutnya, pengelolaan yang rapi dan terstruktur merupakan kunci dalam menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi anak-anak.
“Dari proses awal hingga akhir sudah tertata. Alurnya jelas dan sesuai standar. Ini penting karena menyangkut kualitas makanan yang dikonsumsi anak-anak,” ujarnya.
Lebih lanjut, dirinya menegaskan bahwa keberhasilan program penyediaan gizi tidak hanya diukur dari terpenuhinya standar teknis, tetapi juga dari penerimaan langsung oleh anak-anak sebagai penerima manfaat. Respons positif dari anak-anak, menurutnya, menjadi indikator penting keberlanjutan program.
Ia pun meminta pihak ketiga bersama tenaga ahli gizi yang terlibat untuk terus melakukan evaluasi, terutama dalam hal variasi menu dan cita rasa, tanpa mengurangi nilai gizi yang telah ditetapkan.
“Masukan dari anak-anak harus menjadi perhatian. Variasi menu dan rasa penting agar mereka tetap antusias, namun standar gizi tetap tidak boleh dikompromikan,” tegasnya.
Sri menekankan, kualitas makanan yang diberikan hari ini akan berdampak langsung pada tumbuh kembang anak dan kualitas generasi Berau di masa mendatang. Oleh Karena itu, konsistensi pengawasan dan komitmen semua pihak menjadi hal yang mutlak.
“Pemenuhan gizi ini bukan sekadar program, tapi investasi masa depan. Anak-anak Berau harus mendapatkan makanan yang benar-benar berkualitas,” pungkasnya.
Keberadaan SPPG Polres Berau diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat penyediaan makanan bergizi, tetapi juga menjadi contoh kolaborasi lintas sektor dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Berau. (*MNH)
















