BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyebut bahwa keberadaan pangan murah harus dipandang sebagai kebutuhan jangka panjang, bukan sekadar langkah sesaat untuk menekan harga menjelang hari besar keagamaan. Menurutnya, stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap harus dijaga.
“Jangan hanya aktif saat menjelang Lebaran. Justru setelah itu, program seperti ini harus tetap berjalan agar masyarakat tetap merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, dirinya juga menyoroti bahwa cakupan program masih perlu diperluas, terutama ke wilayah kampung yang selama ini dinilai belum sepenuhnya tersentuh.
Menurutnya, masyarakat di daerah pelosok justru memiliki tingkat kebutuhan yang lebih tinggi terhadap intervensi pemerintah, baik dalam hal ketersediaan bahan pokok maupun akses terhadap LPG bersubsidi.
“Selama ini yang sering jadi fokus itu di kota. Padahal di kampung, kebutuhan terhadap program seperti ini jauh lebih besar,” jelasnya.
Ia juga mendorong agar pemerintah daerah dapat menjadikan Gerakan Pangan Murah sebagai agenda rutin, bahkan jika memungkinkan dilaksanakan secara berkala di setiap kecamatan.
Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan masyarakat perkotaan, tetapi juga menjangkau hingga ke pelosok daerah.
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya pembenahan sistem distribusi, khususnya untuk LPG 3 kilogram, agar tidak lagi menimbulkan kelangkaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, mulai tersedianya LPG dalam kegiatan sebelumnya menjadi indikasi bahwa stok sebenarnya mencukupi, namun perlu diimbangi dengan distribusi yang lebih merata dan tepat sasaran.
“Distribusi ini yang harus diperbaiki. Jangan sampai ada wilayah yang kekurangan, sementara di tempat lain stoknya tersedia,” tegasnya.
Dikatakannya pula, pengendalian inflasi daerah harus dilakukan secara berkelanjutan dengan kebijakan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya melalui operasi pasar, tetapi juga melalui program yang konsisten dan merata, baik di wilayah perkotaan hingga wilayah pelosok. (*MNH/ADV)
















