BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Rencana beroperasinya maskapai Citilink di Bandara Kalimarau pada akhir Maret 2026 diprediksi akan membawa perubahan pada peta layanan transportasi udara di Kabupaten Berau.
Masuknya maskapai berbiaya rendah tersebut dinilai berpotensi membuka peluang harga tiket yang lebih kompetitif, sekaligus memperluas pilihan bagi masyarakat yang hendak bepergian.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, mengatakan bahwa bertambahnya maskapai yang melayani rute Berau merupakan sinyal positif bagi peningkatan kualitas layanan penerbangan.
Menurutnya, selama ini pilihan maskapai yang masih terbatas membuat harga tiket cenderung kurang variatif. Dengan hadirnya Citilink, kondisi tersebut diharapkan berubah melalui mekanisme persaingan antar maskapai.
“Dengan masuknya Citilink, tentu akan terjadi persaingan sehat. Ini yang kita harapkan bisa berdampak pada harga tiket yang lebih bersaing dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.
Diketahui, Citilink dijadwalkan melayani rute Jakarta-Berau menggunakan pesawat Airbus A320 dengan kapasitas lebih dari 150 penumpang.
Rahman menilai, kehadiran maskapai baru tidak hanya berdampak pada harga, tetapi juga mendorong peningkatan pelayanan. Setiap maskapai, kata dia, akan berlomba memberikan layanan terbaik untuk menarik minat penumpang.
“Kalau kompetisi berjalan, otomatis pelayanan ikut meningkat. Ini menguntungkan masyarakat sebagai pengguna jasa,” tambahnya.
Diharapkannya, momentum ini dapat terus dijaga dengan membuka peluang bagi maskapai lain untuk turut masuk ke Berau, sehingga sektor transportasi udara semakin berkembang dan kompetitif. (*MNH/ADV)
















