BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Hingga kini, rencana pembangunan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di Berau dinilai belum menunjukkan perkembangan berarti, meski kebutuhan di lapangan semakin mendesak.
Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menegaskan bahwa pembangunan BNNK tidak bisa lagi berhenti pada tahap wacana. Ia meminta Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur segera mengambil langkah konkret.
“Ini sudah lama dibahas. Jangan hanya sebatas rencana, tapi harus segera direalisasikan,” ujarnya.
Elita menyebut, keberadaan BNNK sangat penting sebagai pusat kendali penanganan narkotika di daerah. Tanpa dukungan kelembagaan yang memadai, upaya pemberantasan dinilai belum berjalan optimal.
Menurutnya, kantor BNNK nantinya tidak hanya berfungsi dalam penindakan, tetapi juga menjadi pusat pencegahan dan rehabilitasi yang terintegrasi.
“Penanganan narkoba tidak bisa parsial. Harus ada sistem yang menyeluruh, dan itu membutuhkan fasilitas serta kelembagaan yang jelas,” tegasnya.
Dikatakannya pula, Pemerintah Kabupaten Berau telah menunjukkan komitmen dengan menyiapkan lahan dan dukungan lain untuk pembangunan tersebut.
“Dari sisi daerah kita sudah siap. Tinggal bagaimana BNNP bisa menindaklanjuti,” tambahnya.
Lebih lanjut, DPRD Berau pun memastikan akan terus mengawal realisasi pembangunan BNNK agar tidak berlarut-larut. Menurut Elita, keberadaan kantor tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman narkotika.
“Ini bukan hanya soal gedung, tapi bagaimana kita membangun sistem perlindungan yang lebih kuat,” tandasnya. (*MNH/ADV)
















