Example floating
Example floating

Jaga Daya Tarik Wisata, DPRD Dorong Penataan Kawasan di Pulau Derawan

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pertumbuhan pembangunan di kawasan wisata Pulau Derawan dinilai perlu segera diatur melalui regulasi yang jelas. Tanpa penataan yang terencana, kawasan wisata unggulan Kabupaten Berau tersebut dikhawatirkan akan semakin padat dan sulit dikendalikan.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, menilai pemerintah daerah perlu segera menyusun aturan khusus terkait penataan kawasan darat di Kecamatan Pulau Derawan.

Menurutnya, regulasi tersebut penting agar pemerintah kecamatan maupun pemerintah kampung memiliki dasar hukum dalam mengatur pembangunan yang terus berkembang di kawasan wisata tersebut.

“Ini sulit dilaksanakan kalau tidak ada regulasi. Penataan kawasan darat itu kewenangan kita, jadi harus segera dikaji dan dibuat aturannya,” ujarnya saat forum Musrenbang beberapa waktu lalu.

Saga mengungkapkan, sejumlah persoalan tata ruang mulai terlihat di kawasan Derawan. Salah satunya akses jalan yang semakin menyempit akibat pembangunan yang tidak terkontrol.

Jika kondisi tersebut dibiarkan, ia khawatir kenyamanan wisatawan yang datang ke Derawan akan terganggu dan berdampak pada citra pariwisata Berau.

“Kalau makin lama makin sempit dan tidak tertata, orang jadi kurang tertarik datang. Kita ingin pengunjung lebih nyaman. Ini juga demi masa depan Derawan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa penataan kawasan bukan untuk membatasi masyarakat dalam melakukan pembangunan. Namun lebih pada upaya menjaga agar pembangunan berjalan tertib dan mendukung konsep pariwisata yang berkelanjutan.

Menurutnya, regulasi yang disusun nantinya dapat mengatur berbagai aspek, mulai dari garis sempadan jalan, jarak antarbangunan, hingga pola pengembangan kawasan permukiman dan usaha wisata.

Dengan adanya aturan tersebut, pemerintah kampung juga memiliki dasar yang kuat untuk melakukan pengawasan maupun penertiban jika terjadi pelanggaran pembangunan.

Saga berharap penyusunan regulasi tersebut dapat segera direalisasikan agar penataan kawasan Derawan tidak terlambat dilakukan.

“Jangan sampai kita terlambat bertindak, baru bergerak setelah semuanya terlanjur padat dan sulit ditata,” pungkasnya.