BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Potensi lonjakan pergerakan masyarakat saat arus mudik Idulfitri 2026 mulai menjadi perhatian DPRD Kabupaten Berau. Guna mengantisipasi berbagai risiko di lapangan, penguatan koordinasi lintas sektor dinilai menjadi langkah krusial yang harus segera dilakukan.
Anggota Komisi III DPRD Berau, M Ichsan Rapi, menegaskan kesiapan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, dinas teknis hingga aparat penegak hukum, sangat menentukan kelancaran arus mudik maupun arus balik.
Menurutnya, langkah antisipatif tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus dirancang sejak dini agar potensi kendala, seperti kemacetan hingga kecelakaan, dapat ditekan semaksimal mungkin.
“Salah satu yang penting adalah memastikan koordinasi berjalan baik. Semua pihak harus terlibat aktif dalam pengamanan arus mudik,” ujarnya.
Ia menyoroti pentingnya keberadaan posko pelayanan di sejumlah titik strategis, terutama pada jalur utama dan wilayah perbatasan Kabupaten Berau. Posko tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga menjadi tempat pengaduan masyarakat serta layanan kesehatan bagi pemudik.
“Posko ini harus benar-benar dimaksimalkan, baik sebagai tempat pengaduan maupun pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh,” jelasnya.
Selain itu, dirinya juga menekankan perlunya sistem respon cepat untuk menghadapi situasi darurat di lapangan, seperti kecelakaan lalu lintas di jalan poros, baik insiden tunggal maupun tabrakan antar kendaraan.
Ia pun meminta Pemerintah Kabupaten Berau untuk menyiapkan langkah strategis dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat, tidak hanya saat arus mudik, tetapi juga ketika arus balik pasca Idulfitri.
Ia menilai, sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat selama momentum Lebaran.
“Jika koordinasi antara pemerintah daerah, dinas terkait, dan aparat penegak hukum berjalan optimal, kami optimistis arus mudik dan arus balik di Berau dapat berlangsung aman dan lancar,” pungkasnya. (*MNH/ADV)
















