BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Ketepatan data penerima bantuan nelayan di Kabupaten Berau menjadi perhatian DPRD Berau. Validasi data dinilai penting agar program bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan, khususnya nelayan kecil di wilayah pesisir.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, mengatakan bantuan bagi nelayan seharusnya mampu membantu menopang ekonomi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas melaut. Namun menurutnya, tujuan tersebut tidak akan berjalan maksimal apabila data penerima bantuan tidak diperbarui secara berkala.
Dikatakannya, kondisi ekonomi nelayan di lapangan terus berubah sehingga pemerintah daerah perlu melakukan pendataan ulang secara rutin.
“Jangan sampai bantuan diberikan kepada yang sudah tidak aktif melaut, sementara nelayan yang benar-benar membutuhkan justru tidak terdata,” katanya, belum lama ini.
Menurutnya, penggunaan data lama tanpa proses verifikasi lapangan berpotensi menyebabkan bantuan salah sasaran. Padahal, program bantuan pemerintah seharusnya dapat menjadi bentuk dukungan nyata bagi nelayan kecil yang rentan terhadap tekanan ekonomi.
Dijelaskannya, terdapat masyarakat yang sebelumnya aktif sebagai nelayan namun kini sudah beralih pekerjaan. Di sisi lain, ada pula nelayan baru atau masyarakat yang kondisi ekonominya menurun tetapi belum masuk dalam daftar penerima bantuan.
Karena itu, Sutami meminta pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan pendataan administratif, tetapi juga melakukan pengecekan langsung di lapangan agar kondisi riil masyarakat dapat diketahui secara akurat.
“Kalau datanya tidak diperbarui, tentu risiko salah sasaran akan tetap terjadi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia menilai pembaruan data menjadi langkah penting agar program bantuan benar-benar memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir.
Selain itu, Sutami juga menekankan pentingnya keberpihakan kepada nelayan kecil. Menurutnya, kelompok tersebut merupakan masyarakat yang paling membutuhkan dukungan pemerintah untuk tetap dapat melaut dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Nelayan kecil harus diprioritaskan karena mereka yang paling merasakan tekanan ekonomi,” tegasnya.
Diharapkannya, pemerintah daerah dapat memperkuat sistem pendataan penerima bantuan agar penyaluran bantuan ke depan lebih tepat sasaran dan mampu membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan di Kabupaten Berau. (*MNH/ADV)
















