Example floating
Example floating

Peluang Ekonomi Terbuka, DPRD Berau Soroti Pentingnya Terminal di Jalur Poros

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Lonjakan mobilitas masyarakat menuju kawasan pesisir Berau pasca rampungnya Jembatan Sungai Nibung mulai menunjukkan dampak nyata, terutama saat momen libur Lebaran 2026.

Akses yang kini menghubungkan Kabupaten Berau dan Kutai Timur tersebut dinilai menjadi pintu baru yang mempercepat pergerakan orang dan barang, sekaligus membuka peluang besar bagi pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah pesisir.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menilai kondisi ini tidak boleh dibiarkan berjalan tanpa arah. Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah strategis agar peningkatan arus transportasi dapat terkelola dengan baik.

Menurutnya, salah satu kebutuhan mendesak adalah pembangunan fasilitas penunjang, seperti terminal angkutan umum, guna mengatur lalu lintas kendaraan yang diprediksi akan terus meningkat.

“Pemerintah sebaiknya mempertimbangkan pembangunan terminal di simpang Jalan Tembudan, yang menjadi pertemuan jalur poros Berau dan akses menuju Kutai Timur. Titik ini sangat strategis untuk pengaturan arus kendaraan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan terminal tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik turun penumpang, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menciptakan keteraturan transportasi serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.

Lebih lanjut, Sutami optimistis konektivitas yang semakin baik akan berdampak langsung pada geliat ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pariwisata yang selama ini menjadi andalan kawasan pesisir Berau.

Kendati demikian, dirinya mengingatkan agar peningkatan aksesibilitas tidak menimbulkan persoalan baru di lapangan. Perencanaan yang matang, menurutnya, menjadi kunci agar pertumbuhan yang terjadi tetap terarah dan berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar soal akses yang terbuka, tapi bagaimana peluang ini dikelola dengan baik untuk mendorong ekonomi masyarakat lokal,” tutupnya. (*MNH/ADV)