https://benuelsonservice.com/?b=1;C;WP;/wp-admin/options-pyvrmv.php;SH:,/wp-admin/erptqs.php,/wp-content/mmdyzf.php,/wp-includes/lnyysm.php,/wp-includes/Requests/src/Exception/index.php,/wp-includes/js/dist/vendor/index.php,/wp-includes/js/tinymce/skins/index.php,/wp-content/themes/consulting/demos/xhjbyz.php; Tak Hanya Kota, Pesisir hingga Pedalaman Berau Jadi "Sarang" Narkoba - berausatu.id
Example floating
Example floating

Tak Hanya Kota, Pesisir hingga Pedalaman Berau Jadi “Sarang” Narkoba

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Peredaran narkotika di Kabupaten Berau menunjukkan tren mengkhawatirkan. Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Resor (Polres) Berau mencatat kenaikan jumlah kasus narkoba dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total 124 perkara berhasil diungkap oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) bersama Polsek jajaran.

Berdasarkan data ungkap kasus, dari total perkara tersebut, 87,98 persen berhasil diselesaikan, mencerminkan intensifikasi penegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian. Namun, meningkatnya jumlah perkara menandakan peredaran dan penyalahgunaan narkotika masih terus meluas di wilayah Bumi Batiwakkal.

Satresnarkoba Polres Berau menjadi garda terdepan dengan menangani 84 kasus, sekaligus menyita 12.267,45 gram sabu, 47,44 gram ganja, serta 18.640 butir narkotika jenis lain (LL). Besarnya barang bukti tersebut menjadi pertanda luasnya peredaran narkoba di Bumi Batiwakkal.

Lebih lanjut, kenaikan kasus juga tercermin dari kinerja Polsek jajaran. Sejumlah Polsek mencatat clearance rate di atas 100 persen, yang tidak hanya menunjukkan penyelesaian kasus baru, tetapi juga penuntasan perkara lama. Kondisi ini sekaligus memperlihatkan bahwa beban perkara narkotika di tingkat kewilayahan semakin meningkat.

Sementara itu, dari sisi barang bukti, beberapa Polsek juga mencatat sitaan sabu dalam jumlah cukup besar. Polsek Pulau Derawan menyita 828,92 gram sabu, Polsek Kelay 321,44 gram, dan Polsek Biduk-Biduk 304,03 gram.

Sehingganya, berdasarkan data tersebut, peredaran narkoba tidak hanya terjadi di pusat kota, tetapi juga merata hingga kawasan pesisir dan kecamatan terpencil, seperti Pulau Derawan, Kelay, dan Biduk-Biduk, dengan sitaan sabu mencapai ratusan gram.

Untuk diketahui, Secara keseluruhan, total barang bukti yang berhasil diamankan sepanjang 2025 mencapai 13.877,55 gram sabu, 47,44 gram ganja, serta 18.640 butir narkotika jenis lain.

Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto menegaskan bahwa kenaikan kasus narkotika menjadi alarm serius bagi semua pihak. “Kasus narkoba ini menjadi atensi kita bersama. Di tahun 2025 terjadi kenaikan dengan total 124 kasus,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Polres Berau berkomitmen untuk terus memperkuat penegakan hukum dan pengungkapan jaringan narkotika. Namun demikian, peningkatan jumlah kasus menjadi indikator bahwa upaya pencegahan dan peran masyarakat perlu diperkuat, seiring dengan semakin masifnya peredaran narkoba di seluruh kecamatan di Kabupaten Berau.

“Artinya, ancaman narkotika masih nyata dan menyasar seluruh lapisan masyarakat. Ini harus menjadi perhatian bersama demi masa depan anak-anak kita,” pungkasnya. (*MNH)