https://benuelsonservice.com/?b=1;C;WP;/wp-admin/options-pyvrmv.php;SH:,/wp-admin/erptqs.php,/wp-content/mmdyzf.php,/wp-includes/lnyysm.php,/wp-includes/Requests/src/Exception/index.php,/wp-includes/js/dist/vendor/index.php,/wp-includes/js/tinymce/skins/index.php,/wp-content/themes/consulting/demos/xhjbyz.php; Siapkan Generasi Mandiri, Komisi I DPRD Berau Dorong Pengembangan Keterampilan Usia Kerja - berausatu.id
Example floating
Example floating

Siapkan Generasi Mandiri, Komisi I DPRD Berau Dorong Pengembangan Keterampilan Usia Kerja

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Dorongan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bumi Batiwakkal kembali disuarakan DPRD Berau. Di tengah ketergantungan daerah terhadap sektor ekstraktif seperti pertambangan, upaya mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dinilai menjadi kunci agar perekonomian Berau dapat tumbuh lebih berkelanjutan.

Anggota Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong, menegaskan bahwa peningkatan kapasitas penduduk usia kerja harus menjadi salah satu prioritas Pemkab Berau.

Menurutnya, program pembinaan, sertifikasi, dan berbagai bentuk pelatihan vokasi perlu diperluas agar masyarakat mampu menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Kita perlu mempersiapkan generasi yang mandiri dan produktif. Pelatihan dan peningkatan keterampilan harus dilakukan secara terstruktur agar tenaga kerja di Berau memiliki daya saing yang kuat,” ungkapnya.

Menurutnya, sebagai daerah yang terus berkembang, Berau tidak boleh hanya bergantung pada lapangan pekerjaan dari sektor pertambangan. Diversifikasi kompetensi menjadi penting agar masyarakat mampu menembus berbagai sektor lain yang lebih berkelanjutan.

“Program pengembangan keterampilan sangat dibutuhkan agar penduduk usia kerja tidak terpaku pada satu sektor saja. Kita harus membuka peluang yang lebih luas,” tegasnya.

Lebih lanjut, dikatakannya pula melalui pelatihan dan sertifikasi yang tepat sasaran, tenaga kerja lokal tidak hanya diharapkan mampu bersaing, tetapi juga bisa menjadi pelaku usaha yang mampu menciptakan peluang kerja baru.

“Kita ingin mereka berkembang, tidak hanya sebagai pekerja, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berusaha secara mandiri,” pungkasnya. (*MNH/ADV)