https://benuelsonservice.com/?b=1;C;WP;/wp-admin/options-pyvrmv.php;SH:,/wp-admin/erptqs.php,/wp-content/mmdyzf.php,/wp-includes/lnyysm.php,/wp-includes/Requests/src/Exception/index.php,/wp-includes/js/dist/vendor/index.php,/wp-includes/js/tinymce/skins/index.php,/wp-content/themes/consulting/demos/xhjbyz.php; Resmikan Masjid Baru di Samburakat, Rahman Ajak Masyarakat Makmurkan Rumah Ibadah - berausatu.id
Example floating
Example floating

Resmikan Masjid Baru di Samburakat, Rahman Ajak Masyarakat Makmurkan Rumah Ibadah

BERAUSATU.ID, GUNUNG TABUR- Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian sebuah masjid baru yang berlokasi di Jalan Poros Samburakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri dai asal Sidrap, Sulawesi Selatan, Ustaz Muhammad Yusuf, yang memberikan tausiah bertema pentingnya membangun serta memakmurkan rumah ibadah.

Dalam tausiahnya, Ustaz Yusuf menekankan bahwa pembangunan masjid merupakan salah satu amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Ia juga mengajak jamaah untuk senantiasa bersedekah dan berkontribusi terhadap pembangunan fasilitas keagamaan di lingkungan masing-masing.

Lebih Lanjut, Rahman menjelaskan bahwa berdirinya masjid tersebut merupakan inisiatif dirinya bersama keluarga sebagai bentuk kepedulian untuk menyediakan ruang ibadah yang layak bagi masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah, setelah melalui proses yang cukup panjang, masjid sederhana ini akhirnya dapat berdiri. Ini bagian dari ikhtiar kami untuk menyediakan tempat ibadah bagi umat Muslim,” ujarnya.

Dikataakannya, pembangunan masjid tersebut dilakukan di atas lahan keluarga dan menggunakan dana pribadi yang dihimpun bersama beberapa kerabat. Menurutnya, langkah ini merupakan upaya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Masjid ini kami bangun murni dari swadaya keluarga. Semoga bisa memberi kebaikan dan menjadi tempat yang nyaman untuk beribadah,” tambahnya.

Ia berharap keberadaan masjid tersebut dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga sebagai tempat singgah bagi masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. Dirinya mennilai, masjid harus menjadi fasilitas yang terbuka dan bermanfaat bagi siapa saja.

“Silakan gunakan masjid ini untuk beribadah maupun beristirahat setelah perjalanan. Intinya, masjid ini harus memberi manfaat bagi banyak orang,” pungkasnya. (*MNH/ADV)