BERAUSATU.ID, TELUK BAYUR- Bupati Berau Sri Juniarsih Mas secara tegas meminta pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik untuk dibongkar dan ditata ulang. Ia menilai penataan lampu jalan saat ini tidak efektif, terlalu rapat, dan banyak yang tidak berfungsi.
Hal tersebut disampaikan Sri Juniarsih saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Teluk Bayur. Di hadapan perangkat daerah dan peserta musrenbang, Bupati secara terbuka menyoroti pemasangan PJU di sejumlah titik yang dinilai tidak sesuai perencanaan teknis.
Salah satunya yakni PJU di Jalan Diponegoro. Menurutnya, jarak antar tiang lampu yang terlalu rapat membuat penataan kawasan terlihat tidak rapi, sementara sebagian lampu tidak menyala.
“Itu terlalu rapat, terlalu rapat dan banyak yang mati. Tolong itu dibongkar kembali dan direnggangkan supaya sampai sana-sana itu rapi dan semuanya nyala,” tegasnya.
Lebih lanjut, dirinya juga meminta penataan ulang lampu jalan di sekitar rumah jabatan Bupati yang dinilai belum tertata dengan baik dan ditinggalkan begitu saja.
“Kemudian yang di depan rumah jabatan Bupati, tolong dirapikan, jangan ditinggal begitu saja. Itu kerjaan terburu-buru semua itu, sampai tinggal begitu saja. Padahal nilainya tidak sedikit,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur, termasuk PJU, harus didasarkan pada kebutuhan masyarakat dan perencanaan teknis yang jelas, bukan karena kepentingan individu atau kelompok tertentu.
Selain itu, Di tengah keterbatasan anggaran daerah, ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan fasilitas yang telah dibangun dapat dikelola dan dirawat secara optimal agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Kita semua di sini tahu sudah bahwa anggaran sangat minim sekali. Jadi kita perlu memastikan seluruh fasilitas yang ada, infrastruktur yang ada itu bisa dirawat, dikelola, dipelihara dengan sebaik-baiknya. Supaya bisa dipakai dalam jangka waktu yang panjang,” pungkasnya. (*MNH)
















