Example floating
Example floating

DPRD Berau Nilai Kafe Literasi Pusda Jadi Ruang Interaksi Baru Masyarakat

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Suasana berbeda kini mulai terasa di kawasan Perpustakaan Daerah (Pusda) Kabupaten Berau. Hadirnya kafe literasi yang tengah diuji coba oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Berau tidak hanya menjadi ruang baru untuk membaca, tetapi juga mulai membentuk pola interaksi sosial masyarakat yang lebih terbuka.

Inovasi tersebut mendapat sambutan positif dari DPRD Berau, yang menilai konsep ini mampu mendekatkan perpustakaan dengan masyarakat, khususnya generasi muda dan keluarga yang membutuhkan ruang publik yang lebih santai.

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengatakan bahwa kafe literasi menghadirkan pendekatan baru dalam pengembangan fungsi perpustakaan.

Menurutnya, konsep yang menggabungkan ruang baca dengan area santai tersebut membuat perpustakaan lebih mudah dijangkau dan diminati berbagai kalangan.

“Perpustakaan tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat membaca yang kaku. Dengan konsep seperti ini, ruang literasi bisa menjadi lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai kehadiran kafe literasi juga memiliki potensi positif jika dikembangkan bersama pelaku UMKM lokal. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat memberikan nilai tambah, tidak hanya pada aspek literasi, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat sekitar.

Dirinya juga menekankan bahwa ruang publik berbasis literasi seperti ini dapat menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan minat baca, terutama di kalangan generasi muda yang cenderung membutuhkan ruang interaktif dan tidak formal.

“Kalau dikembangkan dengan baik dan melibatkan UMKM serta masyarakat, kawasan ini bisa menjadi ruang edukasi sekaligus ruang tumbuhnya ekonomi kreatif,” pungkasnya. (*MNH/ADV)