Example floating
Example floating

DPRD Berau Dorong Pembangunan Rumah Adat Bajau Bernuansa Pesisir

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Konsep pembangunan Rumah Adat Bajau di Kabupaten Berau diusulkan mengusung karakter khas masyarakat pesisir dengan dibangun di atas air.

Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, mengatakan konsep tersebut penting agar rumah adat benar-benar mencerminkan kehidupan masyarakat Bajau yang selama ini dikenal sangat lekat dengan laut.

Menurutnya, laut bukan hanya menjadi sumber mata pencaharian masyarakat Bajau, tetapi juga bagian dari identitas budaya dan spiritual yang tidak dapat dipisahkan.

“Kalau rumah adat Bajau dibangun, maunya di atas air. Karena kehidupan masyarakat Bajau memang melekat dengan laut,” ujarnya.

Dirinya mengaku pernah menawarkan lahan pribadi apabila pembangunan rumah adat dilakukan di darat. Namun, ia menilai konsep tersebut kurang merepresentasikan filosofi kehidupan masyarakat Bajau sebagai masyarakat laut.

“Kalau dibangun di darat, saya sudah lama siap hibahkan tanah pribadi. Tapi esensinya bukan di situ,” katanya.

Menurutnya, pembangunan rumah adat di kawasan pesisir atau di atas perairan justru akan memperkuat nilai budaya masyarakat Bajau sekaligus menjaga karakter asli tradisi mereka.

Selain sebagai pusat kegiatan adat, rumah adat tersebut juga dinilai berpotensi menjadi destinasi wisata budaya baru di Kabupaten Berau.

Menurutnya, konsep rumah adat di atas air dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan karena memiliki keunikan yang berbeda dibanding rumah adat suku lainnya.

“Masyarakat bisa melaksanakan adat di sana, sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya,” tuturnya.

Diharapkannya, pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat segera merealisasikan pembangunan rumah adat tersebut dan menargetkan pembangunan dapat terwujud pada 2027 mendatang.

“Mudah-mudahan pemerintah daerah bisa segera merespons supaya tahun 2027 rumah adat Bajau ini sudah bisa direalisasikan,” tandasnya. (*MNH/ADV)