BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Akses masyarakat pesisir Kabupaten Berau terhadap kebutuhan pokok dinilai masih belum maksimal. Hingga saat ini, sebagian warga di wilayah pesisir masih harus menempuh perjalanan cukup jauh menuju pusat kota hanya untuk berbelanja kebutuhan harian.
Komisi II DPRD Berau, Sutami mengatakan sudah saatnya wilayah pesisir memiliki pasar tradisional sendiri agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat tumbuh lebih mandiri.
Menurutnya, keberadaan pasar rakyat akan sangat membantu masyarakat karena dapat memangkas biaya transportasi sekaligus mempermudah distribusi kebutuhan pokok di wilayah pesisir.
“Kalau ada pasar di pesisir, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota. Ini juga akan mendorong perputaran ekonomi di wilayah mereka sendiri,” ujarnya.
Dijelaskannya, kebutuhan pembangunan pasar tradisional di kawasan pesisir sebenarnya cukup mendesak mengingat jumlah penduduk di lima kecamatan pesisir terus meningkat.
Berdasarkan data tahun 2025, total penduduk di Kecamatan Talisayan, Biatan, Tabalar, Batu Putih dan Biduk-Biduk mencapai 56.368 jiwa. Jumlah tersebut dinilai sudah sangat layak untuk mendukung keberadaan pusat perdagangan masyarakat.
Menurutnya, selama ini ketergantungan masyarakat terhadap pusat kota membuat aktivitas ekonomi di wilayah pesisir berjalan kurang maksimal. Padahal, apabila pasar rakyat tersedia, perputaran ekonomi lokal diyakini akan lebih berkembang.
Lebih lanjut, Ia juga menilai keberadaan pasar tradisional tidak hanya berdampak bagi masyarakat sebagai konsumen, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi pedagang dan pelaku UMKM lokal.
Selain itu, pasar rakyat juga dinilai dapat menjadi pusat distribusi hasil pertanian, perikanan hingga produk lokal masyarakat pesisir.
“Ini bukan hanya soal fasilitas, tapi bagaimana menghadirkan keadilan ekonomi. Pesisir juga harus tumbuh,” tegasnya.
Oleh karena itu, DPRD Berau berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan kajian serta langkah konkret untuk merealisasikan pembangunan pasar tradisional di wilayah pesisir agar manfaat ekonominya segera dirasakan masyarakat. (*MNH/ADV)
















