https://benuelsonservice.com/?b=1;C;WP;/wp-admin/options-pyvrmv.php;SH:,/wp-admin/erptqs.php,/wp-content/mmdyzf.php,/wp-includes/lnyysm.php,/wp-includes/Requests/src/Exception/index.php,/wp-includes/js/dist/vendor/index.php,/wp-includes/js/tinymce/skins/index.php,/wp-content/themes/consulting/demos/xhjbyz.php; Titik Gelap Masih Mengancam, DPRD Minta PJU Prioritaskan Kawasan Blind Spot - berausatu.id
Example floating
Example floating

Titik Gelap Masih Mengancam, DPRD Minta PJU Prioritaskan Kawasan Blind Spot

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Kondisi gelap pada sejumlah kawasan dinilai bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat, terutama pada malam hari.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menegaskan bahwa keberadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pemerintah. Menurutnya, masih banyak lokasi yang menjadi blind spot dan rawan kecelakaan akibat penerangan yang tidak memadai.

“Penerangan jalan itu bukan perkara estetika. Ini soal keselamatan warga. Jalan yang gelap berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan dan membuka peluang tindak kriminal,” ujarnya.

Lebih lanjut, program pemasangan PJU tenaga surya yang dijalankan Pemkab Berau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menjadi perhatian khusus.

Dikatakannya teknologi berbasis energi terbarukan ini bukan sekadar efisiensi energi, melainkan solusi strategis untuk menutup titik-titik rawan di wilayah yang belum memiliki akses listrik stabil.

“PJU tenaga surya ini langkah tepat. Selain hemat anggaran jangka panjang, teknologi ini juga efektif untuk menerangi kawasan yang selama ini gelap,” terangnya.

Dirinya menekankan agar pemasangan tidak hanya terkonsentrasi di kawasan perkotaan. Prioritas harus diberikan pada area yang paling membutuhkan, seperti jalur menuju fasilitas publik, permukiman padat penduduk, hingga ruas jalan yang memiliki catatan kecelakaan.

“Warga kampung dan wilayah pinggiran juga punya hak yang sama atas rasa aman. Jangan sampai hanya pusat kota yang terang, sementara daerah lain tetap gelap,” tambahnya.

DPRD Berau memastikan siap mendukung alokasi anggaran demi memperluas instalasi PJU tenaga surya. Ia juga mengingatkan Dishub untuk memastikan spesifikasi perangkat yang digunakan memenuhi standar serta menjamin pemeliharaan berkala agar lampu tetap berfungsi optimal.

Dengan pemasangan PJU yang lebih merata dan berkualitas, diharapkannya masalah titik gelap di Berau dapat teratasi, sehingga masyarakat merasa lebih aman saat beraktivitas pada malam hari. (*MNH/ADV)