https://benuelsonservice.com/?b=1;C;WP;/wp-admin/options-pyvrmv.php;SH:,/wp-admin/erptqs.php,/wp-content/mmdyzf.php,/wp-includes/lnyysm.php,/wp-includes/Requests/src/Exception/index.php,/wp-includes/js/dist/vendor/index.php,/wp-includes/js/tinymce/skins/index.php,/wp-content/themes/consulting/demos/xhjbyz.php; Kerja Sama Dengan Sejumlah Kampus, DPRD Dorong Penguatan SDM dan Riset Pembangunan Berau - berausatu.id
Example floating
Example floating

Kerja Sama Dengan Sejumlah Kampus, DPRD Dorong Penguatan SDM dan Riset Pembangunan Berau

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi luar daerah, termasuk Universitas Hasanuddin (Unhas), mendapat apresiasi sekaligus catatan dari DPRD Berau.

Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) jangka panjang dan penguatan riset daerah.

Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menyebut inisiatif Pemkab menggandeng kampus-kampus besar merupakan langkah progresif, terutama dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan melalui riset, kajian akademik, hingga pendampingan teknis di berbagai sektor.

“Kerja sama dengan universitas itu sangat strategis. Pemkab membutuhkan mitra akademik yang bisa memberikan perspektif ilmiah dan masukan berbasis data untuk pembangunan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rahman menekankan agar kerja sama tersebut tidak hanya berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU), melainkan benar-benar diterjemahkan ke dalam program nyata yang hasilnya dapat dirasakan masyarakat.

“Yang paling penting adalah implementasinya. Setelah MoU, harus ada tindak lanjut yang jelas, terukur, dan berdampak. Jangan hanya seremonial,” tegasnya.

Diharapkannya, Pemkab Berau dapat memanfaatkan kolaborasi tersebut untuk meningkatkan kompetensi aparatur daerah, termasuk melalui pelatihan, pendampingan, dan peningkatan kualitas perencanaan pembangunan.

“SDM kita harus ikut naik kelas. Melalui kerja sama ini, aparatur bisa belajar langsung dari akademisi dan pakar yang berpengalaman,” katanya.

Selain itu, dirinya mendorong agar riset-riset yang dilakukan melalui kerja sama dengan kampus benar-benar diarahkan pada kebutuhan daerah, seperti pengembangan sektor kesehatan, potensi ekonomi baru, tata kelola lingkungan, hingga mitigasi risiko pembangunan.

“Kami mendukung penuh, asalkan hasilnya nyata. Kolaborasi ini harus mampu memperkuat fondasi pembangunan Berau ke depan,” tutupnya. (*MNH/ADV)