BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam menata sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mendapat dukungan penuh dari Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah.
Ditemui awak media, dirinya mengatakan pembangunan UMKM Center menjadi langkah strategis dalam menyediakan ruang usaha yang lebih aman, tertib, dan layak bagi pelaku UMKM di daerah.
Ia menilai, UMKM Center tidak hanya menjadi lokasi berdagang yang teratur, tetapi juga solusi bagi persoalan pedagang yang selama ini masih beraktivitas di area yang dinilai rawan dan mengganggu fasilitas publik.
Diharapkannya, melalui kenyamanan pengguna jalan maupun masyarakat sekitar dapat terjaga tanpa menghambat para pelaku usaha dalam mencari nafkah.
“Pemerintah sudah menyiapkan tempat yang lebih aman bagi pedagang. Dengan UMKM Center, usaha masyarakat bisa tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi fasilitas umum,” jelasnya.
Lebih lanjut, Agus menekankan pentingnya kerja sama tripartit antara pemerintah daerah, masyarakat, dan perusahaan dalam mendukung penataan UMKM.
Menurutnya, peran perusahaan melalui program CSR masih belum optimal, padahal kontribusi tersebut sangat dibutuhkan untuk membantu penyediaan fasilitas pendukung, pembinaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Penataan UMKM ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perusahaan juga harus berperan. Dulu ada yang menjadi bapak angkat kegiatan sosial dan kepemudaan. Peran seperti itu perlu dihidupkan lagi,” ujarnya.
Ia berharap sinergi tersebut dapat menjadi model kolaborasi yang berkelanjutan, sehingga UMKM tidak hanya ditata secara fisik, tetapi juga berkembang melalui dukungan pelatihan dan pemberdayaan. Dengan begitu, UMKM Center dapat berfungsi maksimal sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat.
“Jika semua pihak terlibat, penataan UMKM akan jauh lebih efektif. Ini bukan hanya soal relokasi, tetapi bagaimana kita membangun iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*MNH/ADV)
















