BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- kondisi fasilitas di Gedung Olahraga (GOR) Pemuda kembali menjadi sorotan usai Bupati Berau menyinggung tidak berfungsinya blower saat membuka turnamen sepak bola dan bola voli antarkecamatan di Graha Pemuda Tanjung Redeb. Keluhan itu menjadi perhatian serius DPRD Berau, khususnya Komisi III, yang menilai persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Berau, Amiruddin, menjelaskan bahwa penggantian komponen blower sebenarnya telah direncanakan sejak akhir 2024 melalui anggaran murni.
Namun hingga saat ini, pelaksanaan perbaikannya belum menunjukkan tanda-tanda dimulai karena pihak penyedia belum merealisasikan pekerjaannya.
“Blower ini sangat vital. Fungsinya membuang udara panas di dalam gedung. Tapi faktanya, peralatan itu tidak bekerja. Kita semua dengar sendiri bupati sempat menyoroti hal tersebut,” ujarnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menegaskan bahwa kerusakan blower dan minimnya pemeliharaan fasilitas GOR tidak dapat dianggap sepele. Ia mempertanyakan lambannya langkah pihak penyedia, padahal anggarannya sudah disiapkan sejak awal tahun.
“Seharusnya perbaikan blower di GOR sudah berjalan tahun ini. Namun sampai sekarang belum ada kepastian pengerjaan. Ini tentu menimbulkan tanda tanya,” ujarnya.
Menurutnya keterlambatan ini menunjukkan adanya kelalaian dari pihak penyedia. Jika dibiarkan, hal itu berpotensi mengganggu kenyamanan atlet maupun penonton, terutama pada event berskala besar.
“Disayangkan sekali fasilitas olahraga kita dibiarkan bermasalah. Jangan sampai ini berdampak pada performa atlet maupun jalannya kegiatan,” tegasnya.
Lebih lanjut, dirinya meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau segera berkoordinasi dengan perangkat daerah dan komite terkait untuk mempercepat penyelesaian perbaikan. Ia menilai, GOR harus menjadi ruang yang nyaman dan layak bagi masyarakat maupun atlet yang berlaga.
“Ini harus segera ditangani. GOR adalah fasilitas publik dan kebanggaan masyarakat. Jangan sampai panasnya ruangan justru mengganggu jalannya kompetisi,” tutupnya. (*MNH/ADV)
















