https://benuelsonservice.com/?b=1;C;WP;/wp-admin/options-pyvrmv.php;SH:,/wp-admin/erptqs.php,/wp-content/mmdyzf.php,/wp-includes/lnyysm.php,/wp-includes/Requests/src/Exception/index.php,/wp-includes/js/dist/vendor/index.php,/wp-includes/js/tinymce/skins/index.php,/wp-content/themes/consulting/demos/xhjbyz.php; Jelang Rotasi Pejabat, Wakil Ketua I DPRD Berau Ingatkan Bupati Pilih Sosok Loyal dan Responsif - berausatu.id
Example floating
Example floating

Jelang Rotasi Pejabat, Wakil Ketua I DPRD Berau Ingatkan Bupati Pilih Sosok Loyal dan Responsif

BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Rencana rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau mulai menjadi sorotan. Rotasi dinilai bukan sekadar pergantian posisi, tetapi momentum untuk memperkuat efektivitas OPD.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto dirinya meminta Bupati menempatkan sosok yang memiliki loyalitas tinggi dan mampu membangun komunikasi yang sehat, baik dengan legislatif maupun masyarakat.

Menurutnya, salah satu persoalan yang kerap muncul selama ini adalah minimnya komunikasi dari sejumlah pimpinan OPD. Kondisi tersebut berpotensi menghambat koordinasi antar lembaga serta memperlambat penyelesaian berbagai isu yang disampaikan masyarakat.

“Komunikasi itu fundamental. Jika kepala dinas sulit dihubungi, maka proses kerja ikut tersendat,” jelasnya.

Selain itu, Ia juga menyoroti masih adanya keluhan warga yang merasa kesulitan mendapatkan respons dari OPD terkait saat menyampaikan aspirasi atau laporan.

Subroto menilai, seorang pejabat publik sudah seharusnya memiliki kepekaan dan tanggung jawab untuk menanggapi setiap aduan tanpa diskriminasi.

“Responsif terhadap masyarakat adalah bentuk pelayanan yang paling sederhana. Pejabat jangan pilih-pilih ketika ada warga yang meminta bantuan atau informasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan meski pengambilan keputusan sepenuhnya berada di tangan Bupati, DPRD memiliki kewajiban moral untuk memberikan masukan yang konstruktif. Tujuannya agar sinergi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat tetap terjaga.

“Kami hanya menyampaikan pandangan agar rotasi ini menghasilkan pejabat yang mampu memperkuat kinerja daerah. Jika komunikasi terjaga, pelayanan pasti meningkat,” pungkasnya. (*MNH/ADV)