https://benuelsonservice.com/?b=1;C;WP;/wp-admin/options-pyvrmv.php;SH:,/wp-admin/erptqs.php,/wp-content/mmdyzf.php,/wp-includes/lnyysm.php,/wp-includes/Requests/src/Exception/index.php,/wp-includes/js/dist/vendor/index.php,/wp-includes/js/tinymce/skins/index.php,/wp-content/themes/consulting/demos/xhjbyz.php; Kejuaraan Bola Basket 3 On 3, Dorong Olahraga dan Pariwisata di Kaltim - berausatu.id
Example floating
Example floating

Kejuaraan Bola Basket 3 On 3, Dorong Olahraga dan Pariwisata di Kaltim

BERAUSATU.ID, SAMARINDA – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Sri Wartini menyambut positif kejuaraan bola basket 3 on 3 di Atrium Bigmall Samarinda, yang dimulai pada Rabu (30/10/2024) dan berlangsung hingga 3 November.

Event ini diikuti oleh 225 tim dengan total 900 peserta dari sepuluh kabupaten/kota di Kaltim.

Sri Wartini menilai kejuaraan ini sangat penting sebagai sarana kompetisi yang sekaligus dapat mengembangkan mental dan semangat para atlet.

“Kejuaraan ini menjadi ajang untuk meningkatkan adrenalin peserta, membuat mereka siap menghadapi tantangan di setiap event,” ujarnya saat diwawancarai setelah acara pembukaan.

Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini juga menyoroti sinergi antara olahraga prestasi dan pariwisata. Melalui acara ini, masyarakat dapat menikmati suasana Bigmall sambil menyaksikan pertandingan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya terjadi di arena khusus, tetapi juga di ruang publik seperti pusat perbelanjaan,” tuturnya.

Sri Wartini juga mengingatkan para atlet untuk menjaga sportivitas dan mengikuti aturan yang berlaku.

Ia mengharapkan partisipasi aktif dalam event-event seperti ini akan mempersiapkan mereka untuk kompetisi yang lebih besar di masa depan.

Kejuaraan bola basket 3 on 3 ini, selain mempromosikan olahraga, juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi dan menikmati pengalaman berbelanja sembari menyaksikan pertandingan.

“Ini adalah langkah positif untuk menunjukkan bahwa olahraga dapat menyatu dengan kehidupan sehari-hari,” tutup Sri Wartini.(adv)