# berausatu.id > Informasi untuk Menginspirasi ## Posts - [Komisi III DPRD Berau Dorong Kejelasan Izin Bangunan Laut](https://berausatu.id/komisi-iii-dprd-berau-dorong-kejelasan-izin-bangunan-laut/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Status kewenangan perizinan pembangunan di atas laut di kawasan Pulau Derawan menjadi persoalan yang belum menemukan titik terang. Kondisi ini berdampak langsung pada masyarakat yang ingin mengembangkan usaha, namun terkendala aspek legalitas. Ketua Komisi III DPRD Berau, H. Saga, menilai ketidakjelasan mekanisme perizinan tersebut membuat warga berada dalam posisi yang sulit, terutama bagi pelaku usaha wisata yang ingin membangun fasilitas penunjang. Menurutnya, hingga saat ini kewenangan perizinan masih berada di pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah belum bisa memberikan kepastian kepada masyarakat. “Masyarakat di Derawan ini butuh kepastian. Mereka ingin membangun, tapi izin masih belum jelas karena kewenangannya... - [DPRD Berau Sebut Bekudung Betiung Jadi Contoh Kekuatan Wisata Budaya](https://berausatu.id/dprd-berau-sebut-bekudung-betiung-jadi-contoh-kekuatan-wisata-budaya/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau dinilai tidak cukup hanya mengandalkan potensi alam dan budaya semata. Diperlukan konsep berkelanjutan serta penataan agenda wisata yang terintegrasi agar mampu menarik minat wisatawan secara konsisten. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang dalam pengembangan destinasi wisata di tingkat kampung. Dirinya menyampaikan, daya tarik wisata harus dikemas secara matang agar memiliki nilai jual yang kuat dan berkelanjutan. “Yang penting bukan hanya potensi, tapi bagaimana keberlanjutannya. Harus ada sesuatu yang menjadi daya pikat yang membuat orang ingin datang,” tegasnya. Ia mencontohkan potensi wisata budaya di Kampung Tumbit... - [DPRD Berau Soroti Jalan Rusak, Akses Masyarakat Terhambat](https://berausatu.id/dprd-berau-soroti-jalan-rusak-akses-masyarakat-terhambat/): BERAUSATU.ID,TANJUNG REDEB- Kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan DPRD Berau. Kerusakan yang belum tertangani secara maksimal dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas dan kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah terpencil. Hal ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, ia menegaskan bahwa persoalan jalan tidak bisa dipandang sebagai isu pembangunan biasa. Menurutnya, akses jalan yang buruk berimbas pada terhambatnya mobilitas warga hingga aktivitas ekonomi. “Ini bukan sekadar proyek, tapi menyangkut akses hidup masyarakat. Kalau tidak segera ditangani, dampaknya akan semakin luas,” ujarnya. Dirinya mengungkapkan, masih banyak masyarakat yang mengalami kesulitan untuk keluar masuk wilayahnya yang disebabkan... - [Pokdarwis Diminta Lebih Proaktif Angkat Wisata Kampung](https://berausatu.id/pokdarwis-diminta-lebih-proaktif-angkat-wisata-kampung/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Potensi wisata berbasis kampung di Kabupaten Berau dinilai masih belum tergarap maksimal. Padahal, banyak wilayah, khususnya di pedalaman, memiliki kekayaan alam dan budaya yang berpeluang besar menjadi daya tarik wisata. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menegaskan bahwa kunci pengembangan sektor ini terletak pada keaktifan pemerintah kampung (pemkam) bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Dikatakannya, peran kepala kampung dan pokdarwis tidak hanya sebatas menjaga potensi, tetapi juga harus mampu mempromosikan dan mengemasnya agar dikenal lebih luas. “Peran kepala kampung dan pokdarwis sangat penting dalam memperkenalkan potensi wisata yang ada. Harus lebih aktif lagi agar bisa dikenal luas,”... - [Lonjakan Wisatawan, Komisi II DPRD Berau Tekankan Pengamanan Destinasi](https://berausatu.id/lonjakan-wisatawan-komisi-ii-dprd-berau-tekankan-pengamanan-destinasi/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Meningkatnya aktivitas wisata selama libur Lebaran di Kabupaten Berau mendapat perhatian serius dari DPRD Berau. Lonjakan pengunjung di berbagai destinasi dinilai perlu diimbangi dengan pengamanan yang memadai guna mencegah potensi gangguan keselamatan. Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Mangungsong, menegaskan bahwa pengelola tempat wisata, termasuk resort dan penginapan, harus mengambil langkah antisipatif dengan menyiapkan petugas keamanan di lokasi masing-masing. Menurutnya, kehadiran petugas keamanan sangat penting untuk memastikan seluruh aktivitas wisata berjalan tertib dan kondusif di tengah tingginya kunjungan masyarakat. “Pengelola tempat wisata maupun penginapan harus memastikan adanya petugas keamanan, agar aktivitas wisata tetap berjalan aman dan tertib,”... - [DPRD Berau Ingatkan Pembangunan Tak Sekadar Serap Anggaran](https://berausatu.id/dprd-berau-ingatkan-pembangunan-tak-sekadar-serap-anggaran/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pembangunan di Kabupaten Berau dinilai masih cenderung berfokus pada penyelesaian proyek fisik dan realisasi anggaran, tanpa diimbangi dengan dampak nyata bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, dirinya menekankan bahwa pembangunan seharusnya tidak hanya mengejar target administratif, tetapi juga menghadirkan manfaat jangka panjang bagi warga. Rahman menilai, perencanaan yang kurang matang berpotensi membuat proyek hanya selesai secara fisik, namun minim kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kalau hanya mengejar realisasi anggaran, proyek mungkin selesai. Tapi kalau perencanaannya tidak kuat, dampaknya untuk masyarakat bisa sangat terbatas,” jelasnya. Selain itu, pemerataan pembangunan hingga ke tingkat kampung... - [Ritel Modern Menjamur, Ketua DPRD Minta Pemerintah Perketat Pengawasan](https://berausatu.id/ritel-modern-menjamur-ketua-dprd-minta-pemerintah-perketat-pengawasan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Kemudahan perizinan usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS) yang mendorong pertumbuhan ritel modern di Kabupaten Berau mendapat perhatian dari DPRD. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan bahwa kemudahan investasi yang diberikan pemerintah tidak boleh mengabaikan aspek pengawasan di lapangan. Menurutnya, sistem OSS memang memberikan ruang bagi investor untuk lebih cepat masuk, namun kontrol dari pemerintah daerah tetap harus diperkuat agar tidak menimbulkan dampak negatif, khususnya bagi pelaku usaha kecil. “Perizinan yang mudah ini harus diimbangi dengan pengawasan yang kuat. Jangan sampai ritel berkembang tanpa kontrol dan berdampak pada usaha kecil di sekitarnya,” ujarnya. Dikatakannya, pertumbuhan... - [AMDAL Jadi Sorotan, DPRD Minta Pemerintah Tegas Cegah Kerusakan Lingkungan](https://berausatu.id/amdal-jadi-sorotan-dprd-minta-pemerintah-tegas-cegah-kerusakan-lingkungan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Maraknya aktivitas pengolahan lahan tanpa izin di Kabupaten Berau menjadi perhatian serius DPRD. Kondisi tersebut dinilai mencerminkan belum optimalnya pengawasan pemerintah terhadap aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD Berau, M Ichsan Rapi, dirinya menyoroti pentingnya penerapan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan lahan. Menurutnya, lemahnya pengawasan sejak awal akan membuka celah terjadinya pelanggaran yang nantinya akan berdampak pada kerusakan lingkungan di Bumi Batiwakkal. “Kalau sejak awal ada ketegasan, potensi kerusakan bisa ditekan. Termasuk pengawasan pascatambang yang seharusnya menjadi kewajiban, bukan sekadar formalitas,” ujarnya. Ia... - [Peluang Ekonomi Terbuka, DPRD Berau Soroti Pentingnya Terminal di Jalur Poros](https://berausatu.id/peluang-ekonomi-terbuka-dprd-berau-soroti-pentingnya-terminal-di-jalur-poros/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Lonjakan mobilitas masyarakat menuju kawasan pesisir Berau pasca rampungnya Jembatan Sungai Nibung mulai menunjukkan dampak nyata, terutama saat momen libur Lebaran 2026. Akses yang kini menghubungkan Kabupaten Berau dan Kutai Timur tersebut dinilai menjadi pintu baru yang mempercepat pergerakan orang dan barang, sekaligus membuka peluang besar bagi pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah pesisir. Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menilai kondisi ini tidak boleh dibiarkan berjalan tanpa arah. Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu segera mengambil langkah strategis agar peningkatan arus transportasi dapat terkelola dengan baik. Menurutnya, salah satu kebutuhan mendesak adalah pembangunan fasilitas penunjang, seperti terminal angkutan... - [Sampah Jadi Ancaman Wisata, DPRD Dorong Pembangunan TPA di Biduk-Biduk](https://berausatu.id/sampah-jadi-ancaman-wisata-dprd-dorong-pembangunan-tpa-di-biduk-biduk/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pesatnya perkembangan sektor pariwisata di kawasan pesisir Berau mulai memunculkan persoalan baru. Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan dalam beberapa waktu terakhir berdampak langsung pada lonjakan volume sampah, khususnya di wilayah Kecamatan Biduk-Biduk. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari DPRD Berau. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, ia menilai kesiapan infrastruktur pengelolaan sampah di kawasan pesisir saat ini belum sebanding dengan pertumbuhan aktivitas wisata. Ditegaskannya, pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di wilayah pesisir sudah tidak bisa lagi ditunda. Menurutnya, keberadaan TPA menjadi kebutuhan mendesak untuk mengantisipasi penumpukan sampah yang terus meningkat. “Pertumbuhan wisata ini harus diimbangi dengan kesiapan fasilitas.... - [Nelayan Masih Kekurangan BBM, DPRD Berau Curigai Distribusi Tak Tepat Sasaran](https://berausatu.id/nelayan-masih-kekurangan-bbm-dprd-berau-curigai-distribusi-tak-tepat-sasaran/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bagi nelayan di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Meski secara kuota dinyatakan mencukupi, para nelayan di wilayah pesisir justru masih menghadapi kesulitan saat hendak memperoleh BBM untuk melaut. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara data ketersediaan dan realisasi di lapangan. Ia menyebut, situasi tersebut tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa. “Kalau secara kuota disebut cukup, tapi nelayan masih kesulitan, berarti ada yang tidak sinkron. Ini yang perlu ditelusuri,” ujarnya. Menurutnya, permasalahan ini mengarah pada dugaan distribusi yang tidak tepat sasaran. Dikatakannya, ada dugaan pihak... - [Pelayanan Terganggu, DPRD Soroti Ketimpangan Tenaga Medis dan Guru](https://berausatu.id/pelayanan-terganggu-dprd-soroti-ketimpangan-tenaga-medis-dan-guru/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Dampak ketimpangan distribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Berau mulai dirasakan pada sektor pelayanan dasar, seperti kesehatan dan pendidikan. Hal tersebut mendapat sorotan Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, iya mengungkapkan bahwa sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah pesisir sempat menghentikan layanan beberapa hari setelah Hari Raya Idulfitri beberapa waktu lalu. Dirinya menyebut, kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kekurangan tenaga medis, melainkan persoalan administratif, di mana tenaga dokter belum menerima gaji selama dua hingga tiga bulan. “Pelayanan kesehatan sampai terhenti hanya karena gaji belum dibayar. Ini tidak boleh terjadi,” tegasnya. Menurutnya, kejadian tersebut menjadi indikator bahwa pengelolaan... - [DPRD Berau Soroti Ketimpangan Distribusi ASN](https://berausatu.id/dprd-berau-soroti-ketimpangan-distribusi-asn/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Ketimpangan distribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian DPRD Berau. Kondisi ini dinilai berdampak langsung terhadap kualitas layanan publik, terutama di wilayah kampung dan pesisir. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menegaskan bahwa persoalan utama bukan terletak pada jumlah ASN, melainkan pada pola penempatan yang belum merata. Menurutnya, hingga saat ini masih terjadi penumpukan ASN di sejumlah instansi di pusat kota, sementara di wilayah lain justru mengalami kekurangan tenaga, termasuk pada sektor pelayanan dasar. “Bukan kekurangan ASN, tapi distribusinya yang belum tepat. Ini yang harus segera dibenahi,” ujarnya. Dirinya menjelaskan, secara umum kebutuhan... - [DPRD Soroti Pentingnya Basis Data dalam Pengelolaan Wisata](https://berausatu.id/dprd-soroti-pentingnya-basis-data-dalam-pengelolaan-wisata/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Lonjakan kunjungan wisatawan selama libur Idulfitri 2026 menjadi momentum penting bagi pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau. Namun, di balik tingginya angka kunjungan, DPRD Berau menilai perlunya langkah lanjutan berupa pendataan yang akurat dan terstruktur. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menegaskan bahwa momen pascalebaran harus dimanfaatkan secara maksimal oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk mengumpulkan data komprehensif terkait aktivitas wisata. Menurutnya, keberhasilan pariwisata tidak cukup diukur dari ramainya pengunjung, melainkan harus didukung data rinci sebagai dasar evaluasi dan perencanaan. “Kita tidak bisa hanya melihat ramai atau tidak. Harus ada data jelas, berapa jumlah wisatawan,... - [DPRD Berau Soroti BBM Langka Hingga Internet Lemah di Tempat Wisata](https://berausatu.id/dprd-berau-soroti-bbm-langka-hingga-internet-lemah-di-tempat-wisata/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau masih dihadapkan pada berbagai persoalan mendasar yang belum terselesaikan. Mulai dari kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), listrik yang tidak stabil, hingga jaringan internet yang terbatas di sejumlah destinasi wisata. Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menilai kondisi ini menjadi tantangan serius yang harus segera dibenahi jika ingin meningkatkan daya saing pariwisata daerah. Ia mencontohkan, pada momen libur Lebaran lalu, wisatawan justru dihadapkan pada antrean panjang BBM di sejumlah SPBU. Bahkan, tidak sedikit yang terpaksa menunda perjalanan atau menginap hanya untuk mendapatkan bahan bakar. “Ini jadi catatan penting. Wisatawan datang untuk berlibur,... - [DPRD Berau Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Berbasis Desa](https://berausatu.id/dprd-berau-dorong-koperasi-merah-putih-jadi-penggerak-ekonomi-berbasis-desa/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Upaya memperkuat kemandirian ekonomi kampung di Kabupaten Berau terus didorong melalui berbagai program strategis, salah satunya Koperasi Merah Putih yang kini mulai disiapkan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menilai program tersebut tidak bisa dipandang sebagai koperasi konvensional semata. Ia menyebut, konsep yang diusung pemerintah memiliki cakupan lebih luas dan berpotensi menjadi titik tumbuh ekonomi baru di tingkat desa. Menurutnya, Koperasi Merah Putih dirancang dengan pendekatan multifungsi. Tidak hanya menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi ruang aktivitas ekonomi yang lebih dinamis. “Konsepnya itu tidak terbatas. Bisa ada toko, warung... - [Akses Baru Berau-Tarakan Jadi Angin Segar bagi Sektor Wisata](https://berausatu.id/akses-baru-berau-tarakan-jadi-angin-segar-bagi-sektor-wisata/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Terbukanya jalur transportasi laut yang menghubungkan Berau dengan Tarakan dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Bumi Batiwakkal. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Dedy Okto Nooryanto, ia menyebut kehadiran akses baru tersebut memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin berkunjung ke berbagai destinasi unggulan di Berau. Menurutnya, konektivitas yang semakin terbuka akan berdampak langsung terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, terutama ke kawasan pesisir dan kepulauan seperti Derawan dan Maratua. “Ini peluang besar. Dengan akses yang semakin mudah, wisatawan akan lebih tertarik datang ke Berau,”... - [DPRD Berau Soroti Pentingnya Pengawasan Miras Secara Berkelanjutan](https://berausatu.id/dprd-berau-soroti-pentingnya-pengawasan-miras-secara-berkelanjutan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Penertiban minuman keras (miras) yang dilakukan jajaran Polres Berau selama bulan Ramadan mendapat perhatian dari DPRD Berau. Langkah tegas aparat tersebut dinilai tidak hanya berdampak pada penurunan peredaran miras, tetapi juga berkontribusi menjaga kondusivitas daerah. Anggota Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, menyampaikan apresiasi atas operasi yang berhasil mengamankan ribuan botol miras dari peredaran. Menurutnya, hal ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya pada momen keagamaan. Menurutnya, keberadaan miras selama ini kerap menjadi salah satu pemicu gangguan ketertiban. Tidak hanya menimbulkan keributan, tetapi juga berpotensi memicu tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat.... - [DPRD Berau Usul 10 Persen APBD untuk Pariwisata](https://berausatu.id/dprd-berau-usul-10-persen-apbd-untuk-pariwisata/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Arah pembangunan ekonomi Kabupaten Berau mulai diarahkan ke sektor yang lebih berkelanjutan. DPRD Berau mendorong agar ketergantungan terhadap sektor pertambangan secara bertahap dikurangi, dengan menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menyampaikan bahwa potensi pariwisata Berau dinilai cukup kuat untuk menjadi tulang punggung ekonomi di masa depan. Namun, hal tersebut membutuhkan komitmen serius, termasuk dari sisi penganggaran. Dirinya bahkan mengusulkan agar alokasi anggaran untuk pengembangan pariwisata bisa mencapai 10 persen dari APBD. “Kalau memang mau serius, kita harus berani. Ini investasi jangka panjang. Bahkan kalau sudah siap, 20 persen pun bisa... - [DPRD Berau Nilai Koperasi Merah Putih Bisa Ubah Wajah Ekonomi Kampung](https://berausatu.id/dprd-berau-nilai-koperasi-merah-putih-bisa-ubah-wajah-ekonomi-kampung/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Upaya memperkuat kemandirian ekonomi kampung di Kabupaten Berau terus didorong melalui berbagai program strategis, salah satunya Koperasi Merah Putih yang kini mulai disiapkan sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menilai program tersebut tidak bisa dipandang sebagai koperasi konvensional semata. Dirinya menyebut, konsep yang diusung pemerintah memiliki cakupan lebih luas dan berpotensi menjadi titik tumbuh ekonomi baru di tingkat desa. Menurutnya, Koperasi Merah Putih dirancang dengan pendekatan multifungsi. Tidak hanya menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi ruang interaksi dan aktivitas ekonomi yang lebih dinamis. “Konsepnya itu tidak terbatas. Bisa ada... - [Maskapai Bertambah, DPRD Sebut Peluang Tiket Murah Terbuka](https://berausatu.id/maskapai-bertambah-dprd-sebut-peluang-tiket-murah-terbuka/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Rencana beroperasinya maskapai Citilink di Bandara Kalimarau pada akhir Maret 2026 diprediksi akan membawa perubahan pada peta layanan transportasi udara di Kabupaten Berau. Masuknya maskapai berbiaya rendah tersebut dinilai berpotensi membuka peluang harga tiket yang lebih kompetitif, sekaligus memperluas pilihan bagi masyarakat yang hendak bepergian. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, mengatakan bahwa bertambahnya maskapai yang melayani rute Berau merupakan sinyal positif bagi peningkatan kualitas layanan penerbangan. Menurutnya, selama ini pilihan maskapai yang masih terbatas membuat harga tiket cenderung kurang variatif. Dengan hadirnya Citilink, kondisi tersebut diharapkan berubah melalui mekanisme persaingan antar maskapai. “Dengan masuknya Citilink, tentu... - [DPRD Berau Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perkuat UMKM Kampung](https://berausatu.id/dprd-berau-tekankan-kolaborasi-lintas-sektor-untuk-perkuat-umkm-kampung/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau dinilai tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan berbagai pihak. DPRD Berau menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menciptakan ekosistem usaha yang kuat dan berkelanjutan, khususnya di tingkat kampung. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyampaikan bahwa pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan akses permodalan, minimnya pendampingan, hingga terbatasnya jangkauan pasar. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, sehingga pengembangan UMKM tidak hanya berhenti pada tahap produksi, tetapi juga mampu berkembang hingga memperluas pasar. “UMKM ini tidak bisa jalan sendiri. Harus ada dukungan dari pemerintah,... - [Penginapan Jadi Sorotan, DPRD Tekankan Pemerataan Fasilitas Pariwisata](https://berausatu.id/penginapan-jadi-sorotan-dprd-tekankan-pemerataan-fasilitas-pariwisata/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Berau dinilai tidak cukup hanya bertumpu pada promosi destinasi, tetapi juga harus diiringi dengan pemerataan kualitas fasilitas, termasuk penginapan di kawasan wisata. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin menekankan bahwa peningkatan standar penginapan harus menjangkau hingga ke wilayah destinasi dan kampung wisata, bukan hanya terpusat di perkotaan. Menurutnya, pengalaman wisatawan ditentukan dari awal hingga akhir kunjungan, sehingga kualitas penginapan di lokasi wisata menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. “Penginapan di kawasan wisata, termasuk di kampung, harus ikut ditingkatkan. Baik dari fasilitas, pelayanan, maupun kebersihannya,” tegasnya. Dirinya juga mendorong pemerintah... - [Perkuat Ekonomi Lokal, DPRD Minta Kakam Aktif Kembangkan UMKM](https://berausatu.id/perkuat-ekonomi-lokal-dprd-minta-kakam-aktif-kembangkan-umkm/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Penguatan ekonomi kampung dinilai menjadi langkah strategis guna mendorong kesejahteraan masyarakat secara merata di Kabupaten Berau. DPRD Berau pun menyoroti pentingnya peran kepala kampung (Kakam) dalam mengoptimalkan potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah masing-masing. Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, menegaskan bahwa kampung memiliki potensi ekonomi yang besar, terutama dari sektor UMKM yang selama ini masih belum tergarap secara maksimal. Dikatakannya, potensi tersebut didukung oleh ketersediaan sumber daya alam serta beragam jenis usaha lokal yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, kepala kampung tidak hanya menjalankan fungsi administratif pemerintahan, tetapi juga harus mampu mengambil... - [Koperasi Merah Putih Diproyeksikan Jadi Penantang Ritel Modern di Kampung](https://berausatu.id/koperasi-merah-putih-diproyeksikan-jadi-penantang-ritel-modern-di-kampung/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Dominasi jaringan ritel modern hingga ke daerah menjadi perhatian DPRD Berau. Sebagai langkah penyeimbang, pemerintah mendorong kehadiran Koperasi Merah Putih yang diproyeksikan mampu menjadi alternatif sekaligus pesaing sehat di tingkat kampung. Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menyebut keberadaan koperasi ini memiliki peluang besar untuk mengisi kekosongan layanan ekonomi, khususnya di wilayah pesisir dan kampung yang belum terjangkau ritel nasional. Menurutnya, jika dikelola dengan baik, koperasi tidak hanya melayani kebutuhan masyarakat, tetapi juga mampu membangun rantai distribusi ekonomi berbasis lokal. “Di beberapa wilayah, akses ritel masih terbatas. Koperasi ini bisa jadi solusi sekaligus pilihan baru bagi masyarakat,”... - [Pariwisata Tumbuh, DPRD Dorong Peningkatan Kualitas Penginapan](https://berausatu.id/pariwisata-tumbuh-dprd-dorong-peningkatan-kualitas-penginapan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Meningkatnya kunjungan wisatawan ke Kabupaten Berau dinilai harus diimbangi dengan kesiapan fasilitas penunjang, khususnya pada sejumlah sektor seperti penginapan yang menjadi bagian penting dalam pengalaman wisata. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong, dirinya menegaskan bahwa kualitas penginapan memiliki peran besar dalam menciptakan kenyamanan bagi wisatawan, sehingga perlu adanya peningkatan standar secara bertahap. Menurutnya, destinasi unggulan seperti Kepulauan Derawan dan Maratua kini semakin dikenal luas, sehingga ekspektasi wisatawan terhadap fasilitas yang tersedia juga ikut meningkat. “Wisatawan datang tentu berharap mendapatkan fasilitas yang layak. Jangan sampai potensi wisata kita besar, tapi tidak didukung penginapan... - [DPRD Berau Dorong Wisata Kampung dan UMKM Gerakkan Ekonomi Lokal](https://berausatu.id/dprd-berau-dorong-wisata-kampung-dan-umkm-gerakkan-ekonomi-lokal/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pengembangan wisata kampung di Kabupaten Berau dinilai tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, Ia menjelaskan, setiap kegiatan kampung seperti festival budaya maupun peringatan hari jadi biasanya melibatkan pelaku usaha lokal. Mulai dari UMKM, kuliner khas, hingga kerajinan tangan masyarakat turut meramaikan kegiatan tersebut. “Setiap ada kegiatan kampung, pasti ada UMKM yang terlibat. Ini peluang ekonomi yang harus dimaksimalkan,” ujarnya. Menurut Gideon, jika seluruh agenda kampung disusun dalam satu kalender wisata yang jelas, maka arus kunjungan wisatawan bisa lebih terarah. Sehingganya,... - [DPRD Berau Dorong Sanksi Tegas bagi Pengusaha Tak Taat Pajak](https://berausatu.id/dprd-berau-dorong-sanksi-tegas-bagi-pengusaha-tak-taat-pajak/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Kepatuhan pelaku usaha kafe dan restoran dalam memenuhi kewajiban pajak daerah menjadi sorotan DPRD Berau. Pemerintah daerah diminta tidak ragu memberikan sanksi tegas bagi pelaku usaha yang tidak patuh. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap pajak merupakan tanggung jawab yang tidak bisa diabaikan oleh pelaku usaha. Ia menyebut, pajak yang dipungut dari konsumen merupakan bagian dari kontribusi terhadap pembangunan daerah dan harus dilaporkan secara transparan. “Pengusaha harus taat. Pajak yang dipungut itu bukan milik pribadi, tapi kewajiban yang harus disetorkan ke daerah,” ujarnya. Menurutnya, upaya peningkatan kesadaran wajib pajak perlu dibarengi dengan ketegasan... - [DPRD Berau Dorong Posyandu Jadi Garda Depan Penanganan Stunting](https://berausatu.id/dprd-berau-dorong-posyandu-jadi-garda-depan-penanganan-stunting/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Berau terus diarahkan pada penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat. Salah satu yang menjadi sorotan adalah optimalisasi peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai ujung tombak di tingkat kampung. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menilai Posyandu kini tidak lagi sebatas tempat pelayanan kesehatan dasar seperti penimbangan balita dan imunisasi. Lebih dari itu, Posyandu telah berkembang menjadi ruang edukasi keluarga yang berperan dalam membentuk kualitas sumber daya manusia sejak dini. Menurutnya, kader Posyandu memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama dalam memberikan pemahaman terkait gizi, pola asuh anak, hingga pentingnya menjaga... - [Tak Hanya Musiman, DPRD Minta Program Pangan Murah Menjangkau Kampung](https://berausatu.id/tak-hanya-musiman-dprd-minta-program-pangan-murah-menjangkau-kampung/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyebut bahwa keberadaan pangan murah harus dipandang sebagai kebutuhan jangka panjang, bukan sekadar langkah sesaat untuk menekan harga menjelang hari besar keagamaan. Menurutnya, stabilitas harga dan daya beli masyarakat tetap harus dijaga. “Jangan hanya aktif saat menjelang Lebaran. Justru setelah itu, program seperti ini harus tetap berjalan agar masyarakat tetap merasakan manfaatnya,” ujarnya. Lebih lanjut, dirinya juga menyoroti bahwa cakupan program masih perlu diperluas, terutama ke wilayah kampung yang selama ini dinilai belum sepenuhnya tersentuh. Menurutnya, masyarakat di daerah pelosok justru memiliki tingkat kebutuhan yang lebih tinggi terhadap intervensi pemerintah, baik... - [Pajak Kafe dan Restoran Disorot, DPRD Berau Minta Pengawasan Diperketat](https://berausatu.id/pajak-kafe-dan-restoran-disorot-dprd-berau-minta-pengawasan-diperketat/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor usaha kafe dan restoran menjadi perhatian serius DPRD Berau. Pengawasan terhadap pelaporan pajak dinilai masih perlu diperkuat agar penerimaan daerah bisa lebih optimal. Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin, mengungkapkan bahwa masih ditemukan pelaku usaha yang belum sepenuhnya patuh dalam melaporkan dan menyetorkan pajak sesuai ketentuan. Menurutnya, pajak yang dipungut dari konsumen merupakan kewajiban yang harus disetorkan kepada daerah, bukan menjadi bagian dari keuntungan pelaku usaha. “Pajak itu dibayar masyarakat saat bertransaksi. Jadi pengusaha wajib melaporkan dan menyetorkannya sesuai dengan omzet yang sebenarnya,” ujarnya. Dirinya menyebut, lemahnya pengawasan berpotensi... - [Kurangi Ketergantungan Tambang, DPRD Berau Dorong Pengembangan Jagung](https://berausatu.id/kurangi-ketergantungan-tambang-dprd-berau-dorong-pengembangan-jagung/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Upaya mengurangi ketergantungan ekonomi terhadap sektor tambang mulai didorong DPRD Berau. Salah satu langkah yang dinilai realistis adalah mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung. Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, menilai struktur ekonomi daerah saat ini masih didominasi sektor ekstraktif seperti batu bara, kelapa sawit hingga besi tua. Sehingganya, kondisi tersebut dinilai belum sepenuhnya aman untuk jangka panjang karena sangat bergantung pada kondisi pasar serta berdampak terhadap lingkungan. “Selama ini kita masih bergantung pada sumber daya alam yang sifatnya terbatas. Ke depan, ini harus mulai dikurangi,” ujarnya. Menurutnya, sektor pertanian dapat menjadi alternatif penopang ekonomi... - [Optimalkan Kunjungan Wisatawan, DPRD Berau Minta Jadwal Agenda Kampung Ditata](https://berausatu.id/optimalkan-kunjungan-wisatawan-dprd-berau-minta-jadwal-agenda-kampung-ditata/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pelaksanaan berbagai kegiatan kampung di Kabupaten Berau dinilai masih belum terkoordinasi dengan baik. Sejumlah agenda seperti festival budaya hingga peringatan hari jadi kampung kerap berlangsung dalam waktu yang bersamaan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat optimalisasi kunjungan wisatawan. Pasalnya, kegiatan yang seharusnya menjadi daya tarik justru saling berbenturan. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, ia menilai perlunya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menata jadwal kegiatan kampung secara lebih terstruktur. Menurutnya, selama ini banyak kampung yang memiliki agenda menarik, namun tidak tersusun dalam perencanaan waktu yang jelas. “Banyak kegiatan bagus di kampung, tapi... - [Tak Cukup Andalkan Pemerintah, Promosi Wisata Butuh Peran Aktif Masyarakat](https://berausatu.id/tak-cukup-andalkan-pemerintah-promosi-wisata-butuh-peran-aktif-masyarakat/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Promosi pariwisata di Kabupaten Berau dinilai tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat sebagai guna memperkenalkan potensi wisata yang ada. Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, menegaskan bahwa masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun citra positif destinasi wisata, terutama melalui interaksi langsung dengan wisatawan maupun penyebaran informasi secara luas. Menurutnya, promosi wisata tidak selalu harus dilakukan melalui program besar, tetapi bisa dimulai dari hal sederhana yang dilakukan masyarakat sehari-hari. “Peran masyarakat ini sangat penting, termasuk dalam promosi. Bagaimana mereka menjaga sikap, memberikan pelayanan, hingga memperkenalkan daerahnya, itu semua bagian dari promosi,”... - [Banyak Usulan Belum Terwujud, DPRD Berau Minta Tindak Lanjut](https://berausatu.id/banyak-usulan-belum-terwujud-dprd-berau-minta-tindak-lanjut/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Banyaknya usulan masyarakat yang belum terealisasi dalam program pembangunan daerah kembali mendapat sorotan dari DPRD Berau. Kondisi ini dinilai menjadi catatan penting dalam upaya meningkatkan efektivitas perencanaan pembangunan. Anggota Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi, menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat seharusnya tidak berhenti pada tahap perencanaan semata. Dirinya mengatakan, baik melalui reses maupun musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), berbagai usulan yang masuk merupakan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan. “Jangan sampai usulan itu hanya jadi bahan pembahasan saja. Harus ada tindak lanjut yang jelas agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” ujarnya. Menurutnya, fenomena usulan yang tidak terealisasi secara... - [Optimalisasi APBD, DPRD Berau Tekankan Sinergi dan Kapasitas Perencana](https://berausatu.id/optimalisasi-apbd-dprd-berau-tekankan-sinergi-dan-kapasitas-perencana/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Upaya dalam meningkatkan kualitas penganggaran daerah terus didorong oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau. Salah satu fokus yang disoroti adalah pentingnya sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun perencanaan pembangunan. Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menyebut koordinasi yang lemah kerap kali memicu tumpang tindih program hingga ketidaktepatan dalam pengalokasian anggaran. Ia menekankan bahwa setiap OPD harus memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun program, agar anggaran yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah. “Sinergi antar OPD itu penting. Jangan sampai ada program yang tumpang tindih atau justru tidak tepat sasaran,” jelasnya. Selain... - [DPRD Tekankan Pengawasan Distirbusi Bantuan Alat Tangkap Untuk Nelayan](https://berausatu.id/dprd-tekankan-pengawasan-distirbusi-bantuan-alat-tangkap-untuk-nelayan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Penyaluran bantuan alat tangkap bagi nelayan di Kabupaten Berau masih menyisakan sejumlah catatan. Selain dilakukan secara bertahap, distribusi bantuan dinilai belum sepenuhnya merata dan tepat sasaran. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menilai kondisi tersebut perlu untuk segera dievaluasi, terutama dari sisi pendataan para penerima bantuan. Menurutnya, akurasi data menjadi faktor penting untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh nelayan yang membutuhkan, khususnya nelayan kecil. “Pendataan harus jelas dan transparan. Ini penting supaya bantuan tidak salah sasaran dan benar-benar menyentuh para nelayan-nelayan kecil yang membutuhkan” katanya. Lebih lanjut, Ia juga menyoroti perlunya percepatan dalam proses realisasi bantuan agar... - [Banyak Infrastruktur Wisata Tak Terawat, DPRD Berau Dorong Perbaikan Fasilitas Wisata](https://berausatu.id/banyak-infrastruktur-wisata-tak-terawat-dprd-berau-dorong-perbaikan-fasilitas-wisata/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Lonjakan kunjungan wisata ke sejumlah destinasi unggulan di Kabupaten Berau belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan infrastruktur yang memadai. Di lapangan, masih ditemukan berbagai fasilitas yang mengalami kerusakan dan belum tertangani secara optimal. Kondisi tersebut menjadi perhatian Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi. Ia menilai, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan anggaran, tetapi juga menyangkut kejelasan tanggung jawab antar organisasi perangkat daerah (OPD). Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat ketidakpastian terkait status pengelolaan sejumlah fasilitas wisata. Apakah masih berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atau sudah diserahkan ke Dinas Pariwisata. “Kejelasan status ini penting.... - [Perkawinan Anak di Berau Masih Terjadi, DPRD Sebut Ancaman Serius bagi Masa Depan](https://berausatu.id/perkawinan-anak-di-berau-masih-terjadi-dprd-sebut-ancaman-serius-bagi-masa-depan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Berau dinilai masih dihadapkan pada tantangan serius. Salah satunya adalah praktik perkawinan anak yang hingga kini masih ditemukan, khususnya di wilayah kampung. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyebut fenomena tersebut tidak boleh dianggap biasa. Ia menilai, dampak dari pernikahan usia dini tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga berpengaruh panjang terhadap kualitas generasi di Bumi Batiwakkal. Menurutnya, anak-anak yang seharusnya berada di bangku pendidikan justru harus menghadapi tanggung jawab rumah tangga di usia yang belum matang. “Ini bukan hanya soal aturan yang dilanggar, tapi bagaimana masa depan... - [Peluang Kerja di Berau Masih Terbuka, DPRD Minta Dimanfaatkan](https://berausatu.id/peluang-kerja-di-berau-masih-terbuka-dprd-minta-dimanfaatkan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Tingginya angka pengangguran di Kabupaten Berau tidak hanya dipengaruhi keterbatasan lapangan kerja, tetapi juga pola pikir pencari kerja yang masih terfokus pada sektor tertentu. Sebagian besar pencari kerja, khususnya generasi muda, dinilai masih menjadikan sektor pertambangan sebagai tujuan utama. Padahal, peluang untuk masuk ke industri tersebut tidaklah mudah. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menilai ekspektasi tinggi terhadap sektor tambang seringkali tidak sebanding dengan realita di lapangan. “Banyak yang berharap bisa masuk tambang, padahal persaingannya ketat dan kualifikasinya tinggi,” ujarnya. Ia menyebut, kondisi ini kerap menimbulkan kekecewaan di kalangan pelamar ketika tidak berhasil lolos seleksi. Sementara itu,... - [Serapan Tenaga Kerja Sawit Rendah, DPRD Minta Evaluasi](https://berausatu.id/serapan-tenaga-kerja-sawit-rendah-dprd-minta-evaluasi/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Kebutuhan tenaga kerja di sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Berau masih tinggi. Namun, peluang tersebut belum sepenuhnya mampu diserap oleh tenaga kerja lokal. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau, sekitar 500 lowongan kerja di sektor perkebunan pada tahun lalu tidak terisi secara maksimal oleh pencari kerja asal daerah. Kondisi tersebut membuat sejumlah perusahaan perkebunan harus mencari alternatif dengan merekrut tenaga kerja dari luar daerah, seperti Nusa Tenggara dan Sulawesi. Hal tersebut menjadi perhatian Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto. Ia menilai rendahnya minat masyarakat lokal terhadap sektor sawit menjadi salah satu penyebab utama.... - [DPRD Berau Dorong “Pasukan Bersama” Lawan Illegal Fishing](https://berausatu.id/dprd-berau-dorong-pasukan-bersama-lawan-illegal-fishing/): BERAUSATU.ID. TANJUNG REDEB- Upaya memerangi illegal fishing di Kabupaten Berau dinilai tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. DPRD Berau mendorong kolaborasi lintas pihak sebagai langkah memperkuat pengawasan di wilayah pesisir dan laut. Anggota DPRD Berau, Ahmad Rifai, menyebut keterlibatan masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) menjadi kunci dalam membangun sistem pengawasan yang lebih efektif. Ia bahkan mengusulkan konsep “pasukan bersama” yang melibatkan pemerintah, aparat, hingga komunitas lokal. “Kalau semua pihak bergerak bersama, pengawasan akan lebih kuat dan penanganannya bisa lebih efektif,” tegasnya. Menurutnya, masyarakat pesisir memiliki posisi strategis karena aktivitas mereka yang hampir setiap hari berada di laut. Kepekaan terhadap perubahan... - [Lindungi Anak di Ruang Digital, DPRD Nilai Kebijakan Pemerintah Sudah Tepat](https://berausatu.id/lindungi-anak-di-ruang-digital-dprd-nilai-kebijakan-pemerintah-sudah-tepat/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Kebijakan pemerintah yang akan menonaktifkan akun media sosial bagi pengguna di bawah usia 16 tahun mendapat dukungan dari DPRD Berau. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya konkret dalam melindungi anak dari dampak negatif ruang digital. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mengatakan kebijakan tersebut sudah tepat, mengingat semakin banyak anak-anak yang aktif di media sosial sebelum waktunya. “Ini langkah yang sangat baik. Sekarang anak-anak sudah banyak yang menggunakan media sosial, padahal belum waktunya,” ujarnya. Menurutnya, konten yang beredar di media sosial tidak seluruhnya layak dikonsumsi oleh anak. Tanpa pembatasan, dikhawatirkan hal tersebut dapat memengaruhi perkembangan mereka. “Banyak konten... - [Akses Ambulans Terbatas, DPRD Berau Tekankan Kolaborasi Penambahan Unit](https://berausatu.id/akses-ambulans-terbatas-dprd-berau-tekankan-kolaborasi-penambahan-unit/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Tingginya kebutuhan layanan ambulans bagi masyarakat kurang mampu di Kabupaten Berau belum sepenuhnya diimbangi dengan ketersediaan armada. Kondisi ini pun menjadi perhatian DPRD Berau, yang menilai perlu adanya langkah cepat untuk menambah unit ambulans yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengatakan keterbatasan jumlah ambulans saat ini berdampak langsung pada pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan kondisi darurat. “Di lapangan, kebutuhan cukup tinggi, tetapi jumlah armada masih terbatas. Ini tentu harus segera dicarikan solusi,” ujarnya Dijelaskannya, tidak sedikit masyarakat yang mengalami kendala saat membutuhkan layanan ambulans dalam waktu cepat. Situasi tersebut dinilai... - [Jalan Gelap Jadi Ancaman, DPRD Minta Perluasan PJU](https://berausatu.id/jalan-gelap-jadi-ancaman-dprd-minta-perluasan-pju/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Persoalan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah wilayah pinggiran kembali mencuat. Kondisi jalan yang gelap pada malam hari dinilai berpotensi menimbulkan berbagai risiko, mulai dari kecelakaan hingga gangguan keamanan lingkungan. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menegaskan bahwa persoalan penerangan jalan tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurutnya, PJU merupakan bagian penting dari infrastruktur dasar yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat. “Ini bukan sekadar soal terang atau gelap. Tapi menyangkut keselamatan pengendara dan rasa aman warga,” ujarnya. Ia menyebut, sejumlah titik yang belum terpasang lampu jalan kerap menjadi lokasi rawan, terutama saat malam hari. Minimnya visibilitas meningkatkan... - [Ancaman Narkoba di Berau, DPRD Berau Tekanan Perlindungan Untuk Generasi Muda](https://berausatu.id/ancaman-narkoba-di-berau-dprd-berau-tekanan-perlindungan-untuk-generasi-muda/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Kerawanan peredaran narkotika di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian DPRD. Kondisi wilayah yang terbuka dengan banyak jalur akses masuk, baik darat maupun laut, dinilai berpotensi dimanfaatkan sebagai pintu peredaran barang terlarang tersebut. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, mengingatkan bahwa situasi ini tidak boleh dianggap sepele. Menurutnya, tanpa langkah antisipasi yang kuat, Berau berisiko menjadi salah satu daerah rawan peredaran narkoba. “Berau ini wilayah terbuka, akses masuknya cukup banyak. Ini yang harus diwaspadai bersama,” ujarnya. Ia menilai, penguatan sistem pengawasan menjadi hal mendesak, disertai dengan penanganan narkotika yang lebih terstruktur dan terintegrasi. Selama ini, upaya yang dilakukan... - [Lahan Sudah Siap, DPRD Minta Komitmen BNNP Bangun BNNK Berau](https://berausatu.id/lahan-sudah-siap-dprd-minta-komitmen-bnnp-bangun-bnnk-berau/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Hingga kini, rencana pembangunan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di Berau dinilai belum menunjukkan perkembangan berarti, meski kebutuhan di lapangan semakin mendesak. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menegaskan bahwa pembangunan BNNK tidak bisa lagi berhenti pada tahap wacana. Ia meminta Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur segera mengambil langkah konkret. “Ini sudah lama dibahas. Jangan hanya sebatas rencana, tapi harus segera direalisasikan,” ujarnya. Elita menyebut, keberadaan BNNK sangat penting sebagai pusat kendali penanganan narkotika di daerah. Tanpa dukungan kelembagaan yang memadai, upaya pemberantasan dinilai belum berjalan optimal. Menurutnya, kantor BNNK nantinya tidak hanya berfungsi... - [TPI Belum Maksimal, DPRD Berau Tekankan Pengawasan dan Inovasi](https://berausatu.id/tpi-belum-maksimal-dprd-berau-tekankan-pengawasan-dan-inovasi/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Tata kelola distribusi hasil tangkapan nelayan di Kabupaten Berau menjadi sorotan. DPRD Berau menilai, peran Tempat Pelelangan Ikan (TPI) hingga kini belum berjalan optimal, sehingga berdampak pada lemahnya pengawasan produksi dan fluktuasi harga di tingkat nelayan. Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, mengungkapkan bahwa masih banyak nelayan yang memilih menjual hasil tangkapannya langsung kepada pengepul, tanpa melalui mekanisme pelelangan di TPI. “Kondisi ini membuat alur distribusi tidak terdata dengan baik. Pemerintah juga kesulitan melakukan kontrol terhadap produksi maupun harga ikan di lapangan,” ujarnya. Menurutnya, TPI sejatinya memiliki peran strategis sebagai pusat distribusi satu pintu. Melalui sistem tersebut,... - [DPRD Tekankan Dampak Nyata Program Perusahaan bagi Masyarakat](https://berausatu.id/dprd-tekankan-dampak-nyata-program-perusahaan-bagi-masyarakat/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Program tanggung jawab perusahaan di Kabupaten Berau kembali menjadi perhatian DPRD. Selain transparansi penyerapan tenaga kerja, perbedaan antara Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan serta Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dinilai masih belum dipahami secara utuh. Hal ini disampaikan Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, Ia menegaskan bahwa kedua program tersebut memiliki tujuan yang berbeda dan tidak boleh disamakan dalam implementasinya. Menurutnya, CSR umumnya bersifat sosial dan tidak selalu berorientasi jangka panjang. Sementara PPM seharusnya dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas dan ekonomi masyarakat. “Pemberdayaan masyarakat itu harus terukur. Dampaknya harus jelas terhadap peningkatan ekonomi warga,” ujarnya.... - [ETLE Belum Maksimal, DPRD Minta Infrastruktur dan Sosialisasi Diperkuat](https://berausatu.id/etle-belum-maksimal-dprd-minta-infrastruktur-dan-sosialisasi-diperkuat/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Optimalisasi penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kabupaten Berau dinilai masih membutuhkan penguatan, terutama dari sisi infrastruktur dan pemahaman masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Manungsong, dirinya menegaskan bahwa efektivitas sistem ETLE tidak akan maksimal tanpa dukungan fasilitas yang memadai. Menurutnya, pemasangan kamera pengawas harus diperluas, khususnya pada titik-titik strategis yang menjadi blind spot atau titik rawan terjadi pelanggaran lalu lintas. “Kalau ingin maksimal, kameranya harus merata. Jangan hanya di titik tertentu saja,” ujarnya. Selain itu, dirinya juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat terkait mekanisme tilang elektronik. Hal... - [Cegah Penyakit Sejak Dini, DPRD Tekankan Pentingnya Imunisasi](https://berausatu.id/cegah-penyakit-sejak-dini-dprd-tekankan-pentingnya-imunisasi/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Ancaman penyakit menular pada anak masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Berau. DPRD menegaskan, imunisasi menjadi langkah paling mendasar yang tidak boleh diabaikan dalam menjaga kesehatan generasi muda. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita, menyebut imunisasi bukan sekadar program rutin, melainkan sebagai bentuk perlindungan awal yang krusial bagi anak di Bumi Batiwakkal. “Imunisasi ini adalah benteng pertama untuk melindungi anak dari penyakit berbahaya seperti campak, polio, difteri hingga tuberkulosis,” ujarnya. Menurutnya, pemberian imunisasi membantu tubuh anak membentuk kekebalan, sehingga nantinya lebih siap menghadapi serangan virus maupun bakteri. Lebih lanjut, dirinya juga menegaskan bahwa berbagai lembaga kesehatan telah... - [DPRD Minta Transparansi Rekrutmen Tenaga Lokal](https://berausatu.id/dprd-minta-transparansi-rekrutmen-tenaga-lokal/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Klaim tingginya penyerapan tenaga kerja lokal oleh sejumlah perusahaan di Kabupaten Berau mulai dipertanyakan. DPRD menilai, informasi yang disampaikan selama ini belum didukung data yang transparan dan dapat diverifikasi. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi. Ia menegaskan, perusahaan tidak cukup hanya menyampaikan angka persentase tanpa rincian yang jelas. Menurutnya, dalam berbagai forum, perusahaan kerap menyebut sebagian besar tenaga kerjanya berasal dari masyarakat lokal. Namun, ketika diminta penjelasan lebih detail, data yang disampaikan justru tidak lengkap. “Kalau hanya angka persentase, kita tidak tahu valid atau tidak. Harus jelas siapa yang bekerja, di posisi apa,... - [DPRD Tekankan Pentingnya Data Wisata](https://berausatu.id/dprd-tekankan-pentingnya-data-wisata/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Menjelang libur panjang Idulfitri 2026, kesiapan sektor pariwisata di Kabupaten Berau menjadi sorotan. Salah satu hal yang dinilai krusial adalah ketersediaan data akurat sebagai dasar pengelolaan destinasi saat lonjakan wisatawan terjadi. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk mulai memperkuat pendataan sejak sebelum momentum Lebaran. Menurutnya, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan peningkatan kunjungan wisatawan yang signifikan saat libur panjang. Namun, tanpa didukung data yang jelas, evaluasi dan pengambilan kebijakan kerap tidak maksimal. “Jangan menunggu selesai Lebaran baru bergerak. Justru sebelum itu kita harus sudah menyiapkan sistem pendataannya,” ujarnya. Ia menegaskan, data... - [DPRD Berau Ingatkan, Status KLA Jangan Sekadar Pencitraan](https://berausatu.id/dprd-berau-ingatkan-status-kla-jangan-sekadar-pencitraan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori madya yang diraih Kabupaten Berau mendapat sorotan dari DPRD. Capaian tersebut dinilai belum cukup jika tidak dibarengi perlindungan nyata bagi anak di lapangan. Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna, mengingatkan agar penghargaan tersebut tidak hanya menjadi simbol administratif tanpa dampak signifikan terhadap kondisi anak. “Status ini bisa saja naik ke nindya dan seterusnya. Tapi jangan sampai hanya formalitas,” tegasnya. Menurutnya, peningkatan kategori KLA memang menunjukkan adanya upaya pemerintah daerah. Namun, hal itu belum tentu mencerminkan berkurangnya kasus kekerasan terhadap anak. Ratna menilai masih terdapat kesenjangan antara capaian administratif dengan realitas yang... - [Jelang Lonjakan Wisata Lebaran, DPRD Ingatkan Risiko Overkapasitas](https://berausatu.id/jelang-lonjakan-wisata-lebaran-dprd-ingatkan-risiko-overkapasitas/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Potensi lonjakan wisatawan saat libur Idulfitri 2026 mulai diantisipasi DPRD Berau. Kesiapan infrastruktur hingga daya tampung destinasi dinilai perlu mendapat perhatian serius sebelum masa libur tiba. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, mengingatkan bahwa tingginya kunjungan wisatawan setiap Lebaran berpotensi menimbulkan persoalan jika tidak diantisipasi sejak dini. “Setiap tahun pasti ada lonjakan. Kalau tidak disiapkan dari sekarang, masalah yang sama akan terus terulang,” katanya. Ia menyoroti sejumlah potensi kendala seperti kepadatan di destinasi unggulan, keterbatasan fasilitas umum, hingga akses jalan yang belum sepenuhnya memadai. Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kenyamanan wisatawan, tetapi juga berisiko... - [Soroti Implementasi WFA, DPRD Tekankan Pentingnya Pengawasan Kinerja ASN](https://berausatu.id/soroti-implementasi-wfa-dprd-tekankan-pentingnya-pengawasan-kinerja-asn/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Penerapan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Berau dinilai perlu diimbangi dengan sistem pengawasan yang ketat agar tidak berdampak pada kinerja pelayanan publik. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menegaskan bahwa fleksibilitas dalam bekerja harus tetap disertai tanggung jawab, khususnya dalam menjaga kualitas layanan kepada masyarakat. “Kami mendukung WFA, tetapi kinerja ASN harus tetap terukur. Jangan sampai fleksibilitas ini justru membuat pelayanan menjadi tidak optimal,” tegasnya. Menurutnya, tanpa pengawasan yang jelas, kebijakan tersebut justru akan berpotensi menimbulkan penurunan disiplin maupun produktivitas ASN. Oleh karena itu, dirinya meminta pemerintah daerah untuk memastikan adanya... - [DPRD Berau Tekankan Keterlibatan Masyarakat Dalam Pengelolaan Wisata](https://berausatu.id/dprd-berau-tekankan-keterlibatan-masyarakat-dalam-pengelolaan-wisata/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- DPRD Berau menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pengembangan sektor pariwisata agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata. Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, ia menilai pengelolaan destinasi wisata tidak boleh hanya didominasi oleh pihak swasta. Menurutnya, masyarakat harus diberikan ruang untuk berperan aktif, baik sebagai pengelola, pelaku usaha jasa wisata, maupun pengembang produk ekonomi kreatif. “Kalau wisata hanya dikuasai swasta, masyarakat bisa kehilangan kesempatan. Pemerintah harus hadir agar manfaatnya dirasakan langsung oleh warga,” jelasnya. Ditegaskannya, pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat... - [Jangan Terganggu WFA, DPRD Minta Layanan Dasar Tetap Maksimal](https://berausatu.id/jangan-terganggu-wfa-dprd-minta-layanan-dasar-tetap-maksimal/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- DPRD Berau mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik di tengah penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama pada periode pasca Idulfitri. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menegaskan bahwa momen setelah Lebaran merupakan periode krusial, di mana kebutuhan masyarakat terhadap layanan cenderung meningkat, baik di sektor kesehatan, administrasi, maupun layanan dasar lainnya. Menurutnya, kondisi tersebut harus diantisipasi dengan kesiapan maksimal dari seluruh perangkat daerah, khususnya instansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu. Apalagi di sektor vital seperti rumah sakit dan puskesmas,” ujarnya. Ia menilai, kebijakan WFA tidak... - [Bukan Hanya Wisata Alam, DPRD Berau Dorong Pariwisata Berbasis Budaya](https://berausatu.id/bukan-hanya-wisata-alam-dprd-berau-dorong-pariwisata-berbasis-budaya/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pengembangan pariwisata di Kabupaten Berau diminta tidak berhenti pada keindahan alam semata. DPRD Berau menilai, penguatan unsur budaya lokal justru menjadi kunci untuk menciptakan daya tarik yang lebih berkelanjutan dan berkarakter. Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, menyampaikan bahwa kekayaan alam yang dimiliki Berau harus berjalan seiring dengan pelestarian budaya masyarakat setempat. Menurutnya, wisatawan yang datang ke Berau tidak hanya mencari panorama, tetapi juga pengalaman budaya yang autentik. “Destinasi seperti Teluk Sumbang jangan hanya menonjolkan pemandangan alam. Tampilkan juga tarian tradisional, musik khas daerah, hingga ikon budaya lainnya,” ujarnya. Ia menyebut, penguatan identitas lokal penting agar destinasi... - [Sungai Segah dan Kelay Keruh, DPRD Soroti Dampak ke Ekonomi Warga](https://berausatu.id/sungai-segah-dan-kelay-keruh-dprd-soroti-dampak-ke-ekonomi-warga/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Kekeruhan air di Sungai Segah dan Sungai Kelay kini tak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga mulai menekan kondisi ekonomi masyarakat, khususnya para pembudidaya ikan keramba di Kabupaten Berau. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menilai kondisi tersebut sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan. Pasalnya, dampak dari air keruh telah dirasakan langsung oleh warga yang menggantungkan hidup dari aliran sungai. Menurutnya, para pembudidaya ikan menjadi pihak yang paling terdampak, karena kualitas air sangat menentukan kelangsungan usaha mereka. “Ini bukan persoalan sepele. Dampaknya sudah dirasakan masyarakat, terutama pembudidaya ikan yang sangat bergantung pada kondisi air,” ujarnya. Selain itu,... - [Fasilitas Ada, Tapi Tak Bisa Digunakan, DPRD Berau Desak Operator DDC](https://berausatu.id/fasilitas-ada-tapi-tak-bisa-digunakan-dprd-berau-desak-operator-ddc/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Status Kabupaten Berau sebagai destinasi wisata selam yang disebut kelas dunia kembali menjadi sorotan. Pasalnya, fasilitas keselamatan utama bagi penyelam berupa Diving Decompression Chamber (DDC) di kawasan Maratua dan Kepulauan Derawan hingga kini belum dapat difungsikan secara optimal. Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi menilai, belum beroperasinya DDC bukan disebabkan ketiadaan fasilitas, melainkan belum tersedianya tenaga operator bersertifikat yang memiliki kewenangan untuk menjalankan alat tersebut. “DDC ini bukan sekadar fasilitas pendukung, tetapi menjadi garda terakhir dalam penyelamatan penyelam saat kondisi darurat,” ujarnya. Menurutnya, keberadaan chamber sangat krusial mengingat tingginya risiko dalam aktivitas penyelaman, khususnya ancaman penyakit... - [DPRD Berau Minta Pengawasan Aktivitas Sungai Diperketat](https://berausatu.id/dprd-berau-minta-pengawasan-aktivitas-sungai-diperketat/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Meningkatnya kekeruhan air di Sungai Segah dan Sungai Kelay menjadi sorotan DPRD Berau. Pihaknya menyebut diperlukan adanya pengawasan terhadap berbagai aktivitas yang berlangsung di alur sungai. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu mengambil langkah konkret, terutama dalam memperketat pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kekeruhan. Menurutnya, sungai memiliki peran vital sebagai urat nadi kehidupan masyarakat Berau, sehingga pemanfaatannya harus diatur secara bijak dan berkelanjutan. “Sungai ini sangat penting bagi masyarakat. Jadi aktivitas di dalamnya harus diatur dengan baik agar tidak menimbulkan dampak negatif,” jelasnya. Dikatakannya, penataan aktivitas di alur... - [Bukan Sekadar Simbol, DPRD Tekankan Pentingnya Dukungan untuk Kesultanan](https://berausatu.id/bukan-sekadar-simbol-dprd-tekankan-pentingnya-dukungan-untuk-kesultanan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Peran Kesultanan sebagai penjaga nilai adat dan identitas budaya di Kabupaten Berau dinilai belum sepenuhnya mendapat perhatian dari sisi penganggaran. DPRD Berau pun mendorong pemerintah daerah agar lebih serius dalam memberikan dukungan terhadap lembaga adat tersebut. Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah, menegaskan bahwa keberadaan Kesultanan tidak bisa dipandang hanya sebagai simbol sejarah semata. Ia menilai, Kesultanan memiliki fungsi strategis dalam menjaga kearifan lokal sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah. “Kesultanan ini bagian dari jati diri masyarakat Berau. Jadi sudah semestinya ada perhatian khusus, terutama dari sisi anggaran,” ujarnya. Menurutnya, hingga saat ini alokasi anggaran untuk... - [Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim, PT HSB Perkuat Hubungan dengan Mitra](https://berausatu.id/buka-puasa-bersama-dan-santunan-anak-yatim-pt-hsb-perkuat-hubungan-dengan-mitra/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Bulan Suci Ramadan jadi momentum PT Hutan Sanggam Berau (HSB) untuk mempererat hubungan dengan berbagai pihak yang selama ini menjadi mitra perusahaan. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan buka puasa bersama dan santunan untuk anak yatim yang digelar di Kantor PT HSB, Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah mitra kerja, pemegang saham, serta pihak yang selama ini terlibat dalam operasional perusahaan. Direktur Utama PT HSB, Roby Maula, menyebut kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi kebersamaan di bulan Ramadan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat komunikasi antara perusahaan dan para mitra. Menurutnya, hubungan yang baik antara perusahaan dan mitra... - [PT HSB Catat Kinerja Positif 2025, Laporan Keuangan Raih WTP](https://berausatu.id/pt-hsb-catat-kinerja-positif-2025-laporan-keuangan-raih-wtp/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- PT Hutan Sanggam Berau (HSB) menutup tahun buku 2025 dengan capaian kinerja yang positif. Perusahaan daerah yang bergerak di sektor kehutanan tersebut berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan yang telah diaudit. Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan publikasi penyampaian laporan tahunan yang digelar di Kantor PT Hutan Sanggam Berau, Kamis (12/3/2026). Direktur Utama PT HSB, Roby Maula, menjelaskan bahwa laporan keuangan perusahaan per 31 Desember 2025 telah melalui proses audit dan dinyatakan menyajikan laporan secara wajar dalam semua hal yang material. “Laporan keuangan perusahaan telah diaudit dan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian. Ini menjadi... - [Pariwisata Berau Dinilai Bisa Dongkrak PAD, DPRD Minta Libatkan Swasta](https://berausatu.id/pariwisata-berau-dinilai-bisa-dongkrak-pad-dprd-minta-libatkan-swasta/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Potensi pariwisata di Kabupaten Berau dinilai belum dimaksimalkan secara optimal, padahal sektor ini memiliki peluang besar untuk menjadi penggerak ekonomi daerah, terutama di tengah posisi strategis Berau sebagai wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin, menekankan pentingnya penguatan sektor pariwisata melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta. Ia menilai, sinergi tersebut menjadi kunci dalam menciptakan pengelolaan destinasi wisata yang lebih modern dan berdaya saing. “Potensi wisata Berau ini sangat besar, baik untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Tapi ini harus dikelola secara serius agar benar-benar memberikan dampak bagi daerah,” ujarnya. Menurutnya,... - [Cegah Misinformasi, DPRD Minta Pemkab Perkuat Sistem Informasi](https://berausatu.id/cegah-misinformasi-dprd-minta-pemkab-perkuat-sistem-informasi/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pada era keterbukaan informasi yang serba cepat, pola komunikasi pemerintah dituntut untuk semakin adaptif dan terarah. Keterlambatan maupun ketidaksinkronan informasi dinilai berpotensi memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat. Anggota Komisi III DPRD Berau, Sa’ga, menyoroti pentingnya pembenahan sistem komunikasi publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Ia menilai, derasnya arus informasi digital saat ini dapat dengan mudah membentuk opini, bahkan sebelum fakta yang sebenarnya disampaikan secara utuh. Menurutnya, kejelasan informasi menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah. “Kecepatan informasi saat ini tidak bisa dibendung. Masyarakat sangat cepat menyerap apa yang... - [DPRD Berau Dorong Sampah Dikelola Jadi Bernilai Ekonomi](https://berausatu.id/dprd-berau-dorong-sampah-dikelola-jadi-bernilai-ekonomi/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Di tengah meningkatnya volume sampah di Kabupaten Berau, persoalan pengelolaan limbah kini tidak lagi sekadar isu lingkungan, tetapi mulai dilirik sebagai peluang ekonomi yang menjanjikan bagi daerah. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, yang menilai bahwa pengelolaan sampah secara terstruktur dan berkelanjutan berpotensi besar mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, pola penanganan sampah yang masih konvensional harus segera ditinggalkan. Ia mendorong agar pemerintah daerah mulai menerapkan sistem yang lebih terintegrasi, dimulai dari proses pemilahan, pengolahan, hingga pemanfaatan sampah yang memiliki nilai jual. “Pengelolaan sampah tidak bisa lagi langsung dibuang ke TPA. Harus ada tahapan... - [DPRD Berau Tegur Perusahaan yang Absen dalam RDP](https://berausatu.id/dprd-berau-tegur-perusahaan-yang-absen-dalam-rdp/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Minimnya kehadiran perusahaan tambang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Berau menuai sorotan. Dari 10 perusahaan yang diundang, hanya empat yang hadir, sementara lima lainnya tidak memberikan keterangan. RDP yang digelar di ruang rapat gabungan komisi DPRD Berau, Senin (09/03/2026), tersebut membahas persoalan ketenagakerjaan, CSR, dan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan ketidakhadiran perusahaan dalam forum resmi menjadi catatan serius, mengingat agenda yang dibahas berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. “Ini menyangkut hal krusial, mulai dari tenaga kerja hingga CSR. Perusahaan yang tidak hadir akan kami panggil kembali setelah Lebaran,” tegasnya. Ia... - [Bangun Generasi Kritis, DPRD Berau Soroti Pentingnya Budaya Baca](https://berausatu.id/bangun-generasi-kritis-dprd-berau-soroti-pentingnya-budaya-baca/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Penguatan budaya membaca di sekolah dinilai menjadi kunci dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita, menekankan bahwa literasi tidak sebatas kemampuan membaca, melainkan mencakup kemampuan memahami, menganalisis, hingga mengembangkan ide dari informasi yang diperoleh. “Literasi itu bukan sekadar membaca, tapi bagaimana siswa bisa memahami dan mengolah informasi dengan baik,” jelasnya. Menurutnya, peran perpustakaan sekolah sangat penting dalam mendukung proses tersebut. Melalui akses terhadap berbagai sumber bacaan, siswa didorong untuk lebih mandiri dalam belajar serta mengasah kemampuan berpikir. Selain itu, metode pembelajaran... - [Antisipasi Lonjakan Pengunjung, DPRD Berau Ingatkan Keamanan Destinasi Wisata](https://berausatu.id/antisipasi-lonjakan-pengunjung-dprd-berau-ingatkan-keamanan-destinasi-wisata/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Lonjakan kunjungan wisatawan saat libur panjang Idulfitri menjadi perhatian DPRD Berau. Pengelola destinasi wisata diminta meningkatkan pengawasan guna mengantisipasi potensi risiko kecelakaan di sejumlah objek wisata. Ketua DPRD Berau, Dedi Okto Nooryanto, menilai meningkatnya jumlah pengunjung saat momentum Lebaran harus diimbangi dengan kesiapan pengelola dalam memastikan aspek keselamatan di lapangan. Menurutnya, sejumlah destinasi wisata di Berau, khususnya yang berbasis alam seperti pantai dan kawasan wisata darat, memiliki potensi risiko yang perlu diantisipasi secara serius. “Lonjakan pengunjung pasti terjadi saat libur Lebaran. Karena itu, pengawasan harus diperketat untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya. Ia menegaskan, tanggung jawab... - [Wakil Ketua II DPRD Berau Tegaskan THR Hak Pekerja yang Tak Boleh Diabaikan](https://berausatu.id/wakil-ketua-ii-dprd-berau-tegaskan-thr-hak-pekerja-yang-tak-boleh-diabaikan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Menjelang Hari Raya Idulfitri, DPRD Berau mengingatkan seluruh perusahaan di Kabupaten Berau untuk memenuhi kewajiban pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerja sesuai ketentuan yang berlaku. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menegaskan bahwa THR merupakan hak pekerja yang wajib dipenuhi setiap tahun, terutama pada momentum hari besar keagamaan yang identik dengan meningkatnya kebutuhan ekonomi masyarakat. Menurutnya, kepatuhan perusahaan dalam menunaikan kewajiban tersebut menjadi indikator penting dalam menjamin kesejahteraan tenaga kerja. “Perusahaan wajib memastikan hak pekerja dipenuhi sesuai aturan. THR itu hak, bukan pilihan,” tegasnya. Ia menyebut DPRD Berau akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembayaran THR... - [Ribuan Botol Miras Diamankan, DPRD Berau Soroti Pentingnya Penegakan Berkelanjutan](https://berausatu.id/ribuan-botol-miras-diamankan-dprd-berau-soroti-pentingnya-penegakan-berkelanjutan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Penindakan peredaran minuman keras (miras) selama bulan Ramadan di Kabupaten Berau dinilai memberi dampak positif terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. DPRD Berau pun mendorong agar langkah tersebut tidak hanya bersifat sementara, tetapi dilakukan secara berkelanjutan. Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin, mengapresiasi langkah Polres Berau yang berhasil mengamankan ribuan botol miras dalam operasi penertiban yang digelar selama Ramadan. Menurutnya, upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kondusivitas daerah, terutama saat masyarakat tengah menjalankan ibadah. “Penertiban yang dilakukan tentu patut diapresiasi. Ini sangat penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif, apalagi di bulan Ramadan,” ujarnya. Ia... - [DPRD Berau Minta Sekolah Maksimalkan Perpustakaan sebagai Pusat Belajar](https://berausatu.id/dprd-berau-minta-sekolah-maksimalkan-perpustakaan-sebagai-pusat-belajar/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau mendorong penguatan budaya literasi di sekolah sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Salah satu upaya yang dinilai penting adalah memaksimalkan fungsi perpustakaan sekolah sebagai pusat pembelajaran. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita, mengatakan bahwa inovasi dalam pengelolaan perpustakaan patut diapresiasi karena mampu mendukung proses belajar siswa secara lebih efektif. Menurutnya, perpustakaan tidak lagi sekadar tempat menyimpan buku, tetapi harus menjadi ruang yang aktif dan menarik bagi siswa untuk belajar dan mengembangkan pengetahuan. “Upaya menghadirkan perpustakaan yang inovatif di sekolah patut diapresiasi. Ini merupakan langkah penting untuk menumbuhkan minat... - [Tak Hanya Pariwisata, Kopi Lokal Berau Dinilai Berpotensi Jadi Produk Daerah](https://berausatu.id/tak-hanya-pariwisata-kopi-lokal-berau-dinilai-berpotensi-jadi-produk-daerah/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Tingginya minat masyarakat terhadap kopi di Kabupaten Berau membuka peluang besar bagi pengembangan kopi lokal. Namun, potensi tersebut justru dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani di daerah. Potensi tersebut mendapat perhatian dari Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman. Ia menilai kopi lokal Berau memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai salah satu produk unggulan daerah yang mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Menurutnya, sejumlah wilayah di Berau telah lama dikenal menghasilkan kopi dengan karakter rasa yang khas. Apabila dikelola secara serius dan terarah, komoditas ini tidak hanya berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga membuka peluang usaha... - [Wakil Ketua II DPRD Berau Tegaskan Fungsi Pengawasan DPRD Demi Efektivitas Pembangunan](https://berausatu.id/wakil-ketua-ii-dprd-berau-tegaskan-fungsi-pengawasan-dprd-demi-efektivitas-pembangunan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Upaya memastikan setiap anggaran daerah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat terus diperkuat DPRD Kabupaten Berau. Salah satunya melalui penegasan fungsi pengawasan terhadap seluruh program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyatakan pengawasan legislatif menjadi kunci penting agar pelaksanaan program tidak hanya sebatas administratif, tetapi juga tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dilakukan secara efektif, transparan, dan menghasilkan output yang maksimal. “Program yang dibiayai APBD harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu fungsi pengawasan akan terus kami... - [CSR Bisa Dukung Event Besar, DPRD Minta Pemkab Berau Bentuk Regulasi](https://berausatu.id/csr-bisa-dukung-event-besar-dprd-minta-pemkab-berau-bentuk-regulasi/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Besarnya jumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau dinilai belum sejalan dengan optimalisasi pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pembangunan daerah. Sorotan tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Berau, Ratna Kalalembang. Ia menilai, potensi CSR di Berau sebenarnya sangat besar, mengingat terdapat ratusan perusahaan yang sebagian besar bergerak di sektor sumber daya alam. Namun, hingga saat ini pemanfaatannya dinilai masih belum maksimal, baik untuk pembangunan daerah maupun penyelenggaraan kegiatan berskala besar. “Dengan jumlah perusahaan yang ada, Berau seharusnya bisa berbuat lebih,” ujarnya. Ratna mencontohkan Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, yang dinilai berhasil mengoptimalkan peran CSR perusahaan... - [Tak Hanya Pesisir, DPRD Berau Minta Pariwisata Pedalaman Mulai Digarap](https://berausatu.id/tak-hanya-pesisir-dprd-berau-minta-pariwisata-pedalaman-mulai-digarap/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pembangunan sektor pariwisata di Kabupaten Berau dinilai masih belum merata. Selama ini, pengembangan destinasi cenderung terfokus pada kawasan pesisir, sementara potensi wisata di wilayah daratan masih belum tergarap optimal. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menilai kondisi tersebut perlu segera dievaluasi agar pengembangan pariwisata tidak timpang. Ia menyebut, wilayah pedalaman seperti Kecamatan Kelay memiliki kekayaan alam dan budaya yang berpotensi besar untuk dikembangkan. “Berau jangan hanya dikenal karena lautnya, daratan kita juga punya potensi luar biasa,” ujarnya. Menurutnya, wisata darat bukan sekadar pelengkap, melainkan dapat menjadi kekuatan baru dalam membangun wajah pariwisata Berau yang lebih beragam.... - [Sengketa Tapal Batas di Biatan, DPRD Berau Minta Pembangunan Sekolah Filial Dilanjutkan](https://berausatu.id/sengketa-tapal-batas-di-biatan-dprd-berau-minta-pembangunan-sekolah-filial-dilanjutkan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Aktivitas belajar mengajar di Kampung Biatan, Kabupaten Berau, masih jauh dari kata layak. Di tengah keterbatasan fasilitas, sejumlah siswa bahkan terpaksa mengikuti pelajaran di bawah kolong rumah warga, akibat belum difungsikannya bangunan sekolah filial yang hingga kini masih terhenti pembangunannya. Ironisnya, pembangunan sekolah tersebut sebenarnya telah mencapai progres sekitar 70 hingga 80 persen. Namun, proyek itu harus dihentikan lantaran terkendala persoalan tapal batas wilayah. Kondisi ini mendapat sorotan dari Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin. Menurutnya, persoalan administratif seperti batas wilayah seharusnya tidak menjadi penghambat pembangunan fasilitas pendidikan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Ia menilai, upaya penyelesaian sebenarnya... - [Antisipasi Lonjakan Pemudik, DPRD Berau Soroti Kesiapan Posko dan Layanan Darurat](https://berausatu.id/antisipasi-lonjakan-pemudik-dprd-berau-soroti-kesiapan-posko-dan-layanan-darurat/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Potensi lonjakan pergerakan masyarakat saat arus mudik Idulfitri 2026 mulai menjadi perhatian DPRD Kabupaten Berau. Guna mengantisipasi berbagai risiko di lapangan, penguatan koordinasi lintas sektor dinilai menjadi langkah krusial yang harus segera dilakukan. Anggota Komisi III DPRD Berau, M Ichsan Rapi, menegaskan kesiapan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, dinas teknis hingga aparat penegak hukum, sangat menentukan kelancaran arus mudik maupun arus balik. Menurutnya, langkah antisipatif tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus dirancang sejak dini agar potensi kendala, seperti kemacetan hingga kecelakaan, dapat ditekan semaksimal mungkin. “Salah satu yang penting adalah memastikan koordinasi berjalan baik. Semua... - [DPRD Berau Dorong Pembinaan Remaja Usai Kasus Pencurian yang Libatkan Pelajar](https://berausatu.id/dprd-berau-dorong-pembinaan-remaja-usai-kasus-pencurian-yang-libatkan-pelajar/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pembinaan generasi muda di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan usai terjadi kasus pencurian tembaga yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Jalan Bujangga beberapa waktu lalu. Peristiwa tersebut dinilai menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa pengawasan dan pembinaan terhadap anak-anak usia sekolah perlu mendapat perhatian lebih serius. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menilai kejadian tersebut tidak bisa dipandang hanya sebagai kasus kriminal semata. Menurutnya, fakta bahwa pelaku masih berstatus pelajar menjadi sinyal penting bagi masyarakat, orang tua, dan pemerintah daerah. “Ini bukan sekadar kasus kriminal biasa. Ini alarm bagi kita semua. Anak-anak seusia mereka seharusnya fokus belajar... - [DPRD Berau Sebut Film Sultan Alimuddin Penting untuk Edukasi Generasi Muda](https://berausatu.id/dprd-berau-sebut-film-sultan-alimuddin-penting-untuk-edukasi-generasi-muda/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Rencana pembuatan film yang mengangkat kisah Raja Alam Sultan Alimuddin mendapat dukungan dari DPRD Berau. Film tersebut dinilai dapat menjadi media penting untuk memperkenalkan sejarah perjuangan tokoh daerah kepada masyarakat luas. Anggota Komisi II DPRD Berau, Sutami, mengatakan film bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana efektif dalam menyampaikan nilai sejarah dan kebudayaan kepada generasi muda. Menurutnya, kisah perjuangan Sultan Alimuddin memiliki nilai historis yang kuat dan layak diangkat dalam sebuah karya film yang dapat dinikmati masyarakat secara luas. “Kalau hanya ditayangkan di teater mungkin hanya sesaat mengingatkan kita. Tapi kalau film, masyarakat bahkan dunia bisa menyaksikan. Jadi... - [Rencana Tilang Elektronik di Berau, DPRD Tekankan Pentingnya Sosialisasi](https://berausatu.id/rencana-tilang-elektronik-di-berau-dprd-tekankan-pentingnya-sosialisasi/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Rencana penerapan sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kabupaten Berau mendapat perhatian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau. Sebelum diberlakukan secara penuh sosialisasi dinilai penting guna memastikan masyarakat memahami mekanisme sistem tersebut. Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menilai penerapan tilang elektronik dapat menjadi langkah positif untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas. Namun menurutnya, kebijakan tersebut harus diiringi dengan sosialisasi yang jelas dan menyeluruh. Hal itu disampaikannya usai mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) gabungan bersama sejumlah pihak terkait beberapa waktu lalu. Subroto menjelaskan, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang lengkap mengenai cara... - [APBD Menurun, DPRD Berau Minta CSR Perusahaan Dimaksimalkan](https://berausatu.id/apbd-menurun-dprd-berau-minta-csr-perusahaan-dimaksimalkan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Menurunnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk DPRD Berau. Kondisi tersebut dinilai perlu diimbangi dengan penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta, salah satunya melalui optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR). Wakil Ketua Komisi III DPRD Berau, Ahmad Rifai, menegaskan bahwa CSR merupakan kewajiban perusahaan yang harus dijalankan oleh setiap investor yang beroperasi di daerah. Menurutnya, ketentuan mengenai pelaksanaan CSR telah diatur dalam berbagai regulasi yang mengatur kegiatan investasi. “CSR itu kewajiban perusahaan, bukan sekadar pilihan atau formalitas. Aturannya sudah jelas dalam ketentuan investasi,” ujarnya. Rifai menilai potensi dana... - [DPRD Berau Ingatkan Risiko Incinerator terhadap Lingkungan dan Kesehatan](https://berausatu.id/dprd-berau-ingatkan-risiko-incinerator-terhadap-lingkungan-dan-kesehatan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Rencana atau penggunaan teknologi pembakaran sampah (incinerator) dalam pengelolaan limbah mendapat perhatian dari DPRD Kabupaten Berau. Teknologi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan dampak lingkungan dan kesehatan apabila tidak diterapkan dengan standar yang ketat. Anggota Komisi III DPRD Berau, Vitalis, mengatakan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan sampah memang diperlukan untuk mengurangi volume limbah. Namun, penerapannya harus melalui kajian lingkungan yang matang agar tidak memunculkan persoalan baru. Menurutnya, proses pembakaran sampah tidak sekadar mengurangi tumpukan limbah, tetapi juga berpotensi menghasilkan emisi berbahaya apabila sistem pengendaliannya tidak optimal. “Teknologi boleh saja digunakan, tetapi keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai solusi... - [DPRD Berau Soroti Ketergantungan Tambang, Dorong Industri Berbasis Komoditas Lokal](https://berausatu.id/dprd-berau-soroti-ketergantungan-tambang-dorong-industri-berbasis-komoditas-lokal/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Ketergantungan terhadap sektor pertambangan dinilai tidak lagi bisa menjadi andalan utama dalam menopang pembangunan daerah di Kabupaten Berau. Perubahan kebijakan di tingkat nasional yang memusatkan kewenangan pengelolaan tambang di pemerintah pusat membuat ruang fiskal daerah semakin terbatas. Kondisi tersebut mendorong DPRD Berau untuk mulai mengarahkan strategi pembangunan pada penguatan sektor ekonomi lain yang dinilai lebih berkelanjutan, salah satunya melalui pengembangan industri pengolahan komoditas lokal. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengatakan daerah penghasil seperti Berau selama ini belum sepenuhnya merasakan manfaat maksimal dari sektor pertambangan. Menurutnya, sebagian besar kewenangan serta pengelolaan sektor tersebut kini berada di pemerintah... - [DPRD Berau Ingatkan Pentingnya Perawatan Ruang Kelas Baru di Sekolah](https://berausatu.id/dprd-berau-ingatkan-pentingnya-perawatan-ruang-kelas-baru-di-sekolah/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pembangunan ruang kelas baru (RKB) di sejumlah sekolah di Kabupaten Berau terus dilakukan pemerintah daerah untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Namun, DPRD Berau mengingatkan agar pembangunan tersebut juga diikuti dengan komitmen pemeliharaan yang berkelanjutan. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menegaskan bahwa fasilitas pendidikan yang telah dibangun tidak boleh hanya berhenti pada tahap peresmian semata, tetapi harus dijaga dan dirawat agar tetap dapat dimanfaatkan secara optimal dalam jangka panjang. Menurutnya, setiap tahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau telah mengalokasikan anggaran cukup besar untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk pembangunan ruang kelas baru di berbagai kampung dan... - [Produk Khas Berau Didorong Tembus Pasar Luas, DPRD Tekankan Kualitas dan Sertifikasi](https://berausatu.id/produk-khas-berau-didorong-tembus-pasar-luas-dprd-tekankan-kualitas-dan-sertifikasi/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- DPRD Kabupaten Berau menyambut baik rencana peningkatan kapasitas produksi berbagai produk khas daerah yang kini mulai diarahkan menuju produksi massal. Langkah tersebut dinilai sebagai peluang besar untuk memperkuat perekonomian lokal sekaligus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Berau agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Anggota Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi, mengatakan peningkatan skala produksi produk lokal bukan hanya berkaitan dengan jumlah produksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, sejumlah produk khas Berau seperti batik daerah, kain tenun, cokelat dan berbagai olahan kakao, hingga produk olahan hasil laut... - [DPRD Berau Desak Pemprov Kaltim Tindak Tegas Praktik Ilegal Fishing di Pesisir Berau](https://berausatu.id/dprd-berau-desak-pemprov-kaltim-tindak-tegas-praktik-ilegal-fishing-di-pesisir-berau/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Aktivitas penangkapan ikan secara ilegal di wilayah pesisir Kabupaten Berau, khususnya di Kecamatan Biduk-Biduk, kembali menjadi sorotan. DPRD Berau meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mengambil langkah tegas dalam menindak praktik yang merugikan nelayan dan merusak ekosistem laut tersebut. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menilai hingga saat ini penanganan terhadap praktik ilegal fishing masih belum berjalan maksimal. Menurutnya, upaya yang dilakukan selama ini lebih banyak berupa imbauan tanpa diikuti tindakan nyata di lapangan. “Saya sudah menyampaikan hal ini langsung kepada Pak Wakil Gubernur. Permasalahan ini tidak bisa dibiarkan terus berlarut. Harus ada tindakan konkret... - [DPRD Berau Minta Kontribusi CSR Perusahaan Diatur Lebih Jelas](https://berausatu.id/dprd-berau-minta-kontribusi-csr-perusahaan-diatur-lebih-jelas/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau dinilai masih belum berjalan optimal. DPRD Berau menilai hal tersebut terjadi karena minimnya transparansi serta belum adanya regulasi yang cukup kuat untuk mengatur pelaksanaan program tersebut. Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, mengatakan keberadaan aturan yang jelas sangat penting agar program CSR benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Menurutnya, selama ini CSR masih sering dipandang sebagai kegiatan sukarela oleh sebagian perusahaan, sehingga pelaksanaannya belum maksimal. “Ke depan tanpa regulasi yang kuat, tidak akan mungkin kita bisa mengikat teman-teman pengusaha dengan... - [Keselamatan Penyelam Jadi Sorotan, DPRD Berau Dorong Pengoperasian DDC](https://berausatu.id/keselamatan-penyelam-jadi-sorotan-dprd-berau-dorong-pengoperasian-ddc/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Keberadaan fasilitas Diving Decompression Chamber (DDC) di kawasan wisata Maratua dan Derawan hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Kondisi tersebut mendapat perhatian DPRD Kabupaten Berau yang meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah agar alat keselamatan tersebut dapat dioperasikan. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menilai fasilitas decompression chamber merupakan perangkat vital bagi kawasan wisata bahari yang memiliki aktivitas penyelaman tinggi seperti Maratua dan Derawan. Menurutnya, alat tersebut sangat penting untuk menangani risiko penyakit dekompresi yang dapat dialami penyelam setelah melakukan aktivitas diving. “Keselamatan penyelam harus menjadi prioritas. Fasilitas decompression chamber ini sangat penting, terutama di kawasan... - [DPRD Soroti Program CSR Perusahaan di Berau Agar Tepat Sasaran](https://berausatu.id/dprd-soroti-program-csr-perusahaan-di-berau-agar-tepat-sasaran/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- DPRD Kabupaten Berau mengingatkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut agar pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) benar-benar ditujukan untuk kepentingan masyarakat. Anggota Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong, menegaskan bahwa program CSR tidak boleh tumpang tindih dengan kepentingan bisnis perusahaan. Menurutnya, kegiatan CSR harus memiliki tujuan jelas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. “Perusahaan harus bisa membedakan mana program CSR yang benar-benar untuk masyarakat dan mana yang merupakan bagian dari aktivitas bisnis,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya pelibatan berbagai pemangku kepentingan dalam perencanaan program CSR agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran. Menurutnya, perusahaan perlu... - [Safari Ramadan di Segah, PT Berau Coal Salurkan Bantuan Program Ekonomi dan Pendidikan](https://berausatu.id/safari-ramadan-di-segah-pt-berau-coal-salurkan-bantuan-program-ekonomi-dan-pendidikan/): BERAUSATU.ID, SEGAH- PT Berau Coal bersama mitra kerja menggelar kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Segah dengan mengusung tema “Bersinergi dan Bertumbuh Bersama Meraih Masa Depan Berkah yang Berkelanjutan.” Rabu (04/03/2025) Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara perusahaan, pemerintah kecamatan, dan masyarakat, sekaligus menyalurkan sejumlah program sosial yang menyentuh sektor ekonomi dan pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, PT Berau Coal menyerahkan bantuan program ekonomi berupa 2.600 bibit kakao yang akan dikembangkan di lahan seluas 3,19 hektare serta pengembangan hortikultura seluas 1,47 hektare. Selain itu, perusahaan juga menyalurkan program pendidikan berupa beasiswa Politeknik SMBC dan ITSB kepada 13 orang penerima. Ketua Periska... - [DPRD Ingatkan Ancaman Abrasi Derawan Bisa Berdampak Lebih Besar](https://berausatu.id/dprd-ingatkan-ancaman-abrasi-derawan-bisa-berdampak-lebih-besar/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Penanganan abrasi yang terjadi di Pulau Derawan kembali menjadi sorotan DPRD Kabupaten Berau. Hingga saat ini, upaya penanganan yang sebelumnya disebut telah memiliki alokasi anggaran dinilai belum terlihat berjalan di lapangan. Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, mempertanyakan lambatnya realisasi program tersebut meskipun pemerintah daerah sebelumnya menyampaikan bahwa dana untuk penanganan abrasi telah disiapkan. Hal tersebut disampaikan Saga dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) beberapa waktu lalu. Menurutnya, saat kunjungan sebelumnya pemerintah daerah sempat menyampaikan bahwa anggaran untuk penanganan abrasi di Pulau Derawan sudah tersedia. Namun hingga satu tahun berlalu, kegiatan tersebut belum juga terlaksana. “Kita masih... - [DPRD Berau Minta BLK Disesuaikan dengan Kebutuhan Industri](https://berausatu.id/dprd-berau-minta-blk-disesuaikan-dengan-kebutuhan-industri/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Meningkatnya arus investasi dan pembangunan di Kabupaten Berau dinilai belum sepenuhnya diikuti dengan peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal. Wakil Ketua Komisi I DPRD Berau, Abdul Waris, menilai masih terdapat kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja di sektor industri dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki daerah. Menurutnya, sebagai daerah yang memiliki potensi sumber daya alam besar, Berau seharusnya mampu memberikan peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat lokal, terutama generasi muda. “Berau ini daerah yang kaya, jangan sampai masyarakat kita justru hanya menjadi penonton di daerah sendiri. Anak-anak muda harus punya akses kerja yang layak dan kesempatan... - [LPG 3 Kg Kerap Langka, DPRD Berau Dorong Pengawasan Distribusi](https://berausatu.id/lpg-3-kg-kerap-langka-dprd-berau-dorong-pengawasan-distribusi/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- DPRD Kabupaten Berau mendukung langkah pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) yang melakukan pengawasan terhadap distribusi dan harga LPG subsidi 3 kilogram selama bulan Ramadan. Anggota Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi, menilai pengawasan terhadap gas melon tersebut penting dilakukan mengingat LPG 3 kilogram merupakan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya bagi rumah tangga dan pelaku usaha kecil. Menurutnya, pengawasan yang ketat diperlukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga di tingkat pengecer. “Kelangkaan gas LPG sering terjadi di lapangan. Karena itu peran pemerintah sangat penting untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga,” ujarnya. Ia juga menegaskan... - [Pembangunan BLK Berau Rampung, DPRD Harap Serap Tenaga Kerja Lokal](https://berausatu.id/pembangunan-blk-berau-rampung-dprd-harap-serap-tenaga-kerja-lokal/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kabupaten Berau yang berlokasi di Jalan Limunjan, Kecamatan Sambaliung, telah rampung. Fasilitas tersebut diharapkan segera dimanfaatkan sebagai pusat pengembangan keterampilan bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang baru lulus pendidikan. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menyampaikan bahwa kehadiran BLK menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah. Menurutnya, fasilitas pelatihan tersebut diharapkan mampu membekali para pencari kerja dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri. “BLK ini kita harapkan menjadi tempat bagi masyarakat, khususnya para fresh graduate, untuk mendapatkan keterampilan dan pengalaman kerja yang dibutuhkan,” ujarnya. Ia... - [DPRD Berau Soroti Kompleksitas Perizinan Bangunan Laut di Derawan](https://berausatu.id/dprd-berau-soroti-kompleksitas-perizinan-bangunan-laut-di-derawan/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Persoalan bangunan yang berdiri di atas laut di kawasan wisata Pulau Derawan menjadi perhatian DPRD Kabupaten Berau. Hal ini berkaitan dengan kompleksitas kewenangan perizinan yang melibatkan pemerintah daerah, provinsi hingga pemerintah pusat. Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, menjelaskan bahwa pengaturan bangunan di atas laut memiliki kewenangan yang berbeda dengan kawasan darat. Ia menyebut, wilayah dari titik surut laut menjadi kewenangan pemerintah provinsi, sementara izin bangunan yang berdiri di atas laut berada di bawah pemerintah pusat. “Kondisi ini membuat proses legalisasi bangunan di atas laut menjadi lebih kompleks bagi masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, situasi tersebut sering menimbulkan kebingungan... - [Perkuat Pendapatan Kampung, DPRD Berau Dorong Pengembangan Kelapa dan Kakao](https://berausatu.id/perkuat-pendapatan-kampung-dprd-berau-dorong-pengembangan-kelapa-dan-kakao/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Sektor perkebunan dinilai memiliki peluang besar untuk memperkuat kemandirian ekonomi kampung di Kabupaten Berau. Terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pengembangan komoditas perkebunan dapat menjadi salah satu sumber baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Kampung (PAK). Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Novriansyah, mendorong pemerintah kampung memanfaatkan bantuan bibit kelapa dalam dan kakao yang disalurkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia. Ia menjelaskan, Kabupaten Berau mendapat alokasi bantuan bibit untuk pengembangan lahan perkebunan seluas kurang lebih 200 hektare. Menurutnya, peluang tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh kampung yang memiliki potensi lahan perkebunan. “Berau mendapat bantuan bibit kelapa dalam... - [Kakao Dinilai Punya Prospek Cerah, DPRD Ajak Warga Berau Manfaatkan Peluang](https://berausatu.id/kakao-dinilai-punya-prospek-cerah-dprd-ajak-warga-berau-manfaatkan-peluang/): BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Komoditas kakao dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Kabupaten Berau. Permintaan pasar yang terus meningkat, baik di dalam negeri maupun luar negeri, membuka potensi baru bagi masyarakat untuk menjadikannya sebagai sumber pendapatan di sektor perkebunan. Anggota Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari, mengajak masyarakat mulai melirik budidaya kakao sebagai peluang usaha yang menjanjikan. Menurutnya, kakao merupakan komoditas perkebunan yang memiliki prospek cerah karena permintaannya cukup tinggi di pasar global. “Peluang kakao ini sangat besar karena pasarnya tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri,” ujarnya. Sri menyebutkan, beberapa negara di Eropa seperti Prancis dan... ## Pages - [Redaksi](https://berausatu.id/redaksi/): Direktur : Ahmad Aji Anugerah, S.Sos Keuangan : Fantiliana Ambo Administrasi : Deddy, S.E Pimpinan Redaksi : Hasan Editor : Ahmad Aji Anugerah S.Sos Reporter : Muhammad Nurhidayat, Ilham Akbar IT : Rohadi Wijaya Email : berausatusejahtera@gmail.com PT. Lintas Media Borneo Alamat : Jl. Limunjan, Gang Mega, no.3, RT 20, Kelurahan Sambaliung, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)