• Tue. Jul 23rd, 2024

    berausatu.id

    Informasi untuk Menginspirasi

    Tutup Festival Adat Meja Panjang, Bupati Berharap Kedepan Dapat Lebih Meriah

    Jun 29, 2024
    oppo_2

    BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Bupati Berau Menghadiri Sekaligus menutup rangkaian Festival Adat Meja Panjang Kampung Merasa Tahun 2024 yang telah berlangsung sejak 20 Juni hingga 28 Juni 2024.

    Festival yang telah berlangsung selama sepekan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan seperti kegiatan membakar lemang bersama dan Berbagai Lomba, serta UMKM yang turut hadir memeriahkan Uma Dadou.

    Dikatakannya, Festival Adat Meja Panjang atau Uma Dadou merupakan ajang pelestarian tradisi budaya di Kabupaten Berau sebagai salah satu potensi kekayaan pariwisata yang luar biasa di Kalimantan Timur.

    “Mengingat Kampung merasa masuk dalam 300 besar Anugrah Desa Wisata Indonesia tahun 2024, kemudian budaya meja panjang kampung rasa juga masuk dalam kalender wisata tahunan Pemerintah Kabupaten Berau dan Provinsi Kalimantan Timur,” Ungkapnya. (29/06/2024).

    Diharapkannya, seluruh pihak dapat mendukung serta bekerjasama dalam mengembangkan seluruh potensi ini agar hasanah budaya tetap terjaga dan mendatangkan manfaat hingga generasi yang akan datang.

    Selain itu, dirinya juga mendorong seluruh pihak untuk mempromosikan kegiatan-kegiatan kebudayaan sehingga dapat meningkatkan angka kunjungan wisatawan yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

    Sri mengatakan Bukan hanya memiliki potensi pariwisata, Kampung merasa juga memiliki Sumber Daya Alam yang tak kalah luar biasa yakni coklat yang merupakan salah satu coklat yang terbaik se-indonesia.

    Oleh karenanya, Bupati Berau mendorong Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Terkait dan Pihak ke tiga atau perusahaan untuk terus melakukan pendampingan dan pembinaan agar Sumber Daya Alam tersebut dapat bisa menjadi sumber pendapatan dalam hal peningkatan ekonomi masyarakat.

    “Semoga kedepannya Festival ini dapat lebih meriah dan tidak hanya dikunjungi oleh masyarakat atau wisatawan lokal, tapi juga bisa dikunjungi oleh wisatawan mancanegara,” Pungkasnya. (*MNH)