• Tue. Jul 23rd, 2024

    berausatu.id

    Informasi untuk Menginspirasi

    Sempat Ditutup, Wisata Labuan Cermin Akan Dibuka Kembali

    Dec 11, 2023

    BERAUSATU.ID, BIDUKBIDUK- Sempat ditutup bagi pengunjung, akhirnya wisata Danau Labuan Cermin Akan Kembali dibuka untuk pengunjung pada akhir Desember 2023.

    Pemerintah Kabupaten Berau mengalokasikan dana sampai Rp 1,3 Miliar dari anggaran Dana Bagi Hasil dan Dana Reboisasi (DBHDR) Tahun 2023 Guna pembangunan Amenitas pada tempat wisata tersebut.

    Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau melakukan peninjauan lapangan dan menurut kontraktor serta pengawas progres pembangunan telah mencapai 80 persen.

    Kepala Bidang Bina Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, melalui Staf Bidang Pengawas Staf Teknis/Pengawas Kepariwisataan, Andi Nursyamsi, mengatakan bahwasanya kegiatan proyek tersebut akan berakhir pada 29 Desember 2023.

    “Masa pengerjaan proyek itu sudah sekitar satu bulan lebih, dan masih terpantau sesuai dengan target yang ditetapkan,” Ungkapnya, Jumat (8/12/2023).

    Pembangunan Amenitas yang dilakukan meliputi pembuatan akses jalan serta melakukan perbaikan pada beberapa sarana lain seperti dermaga kapal dan toilet ramah lingkungan yang yang menggunakan biofil.

    Pada tempat wisata tersebut akan dibangun juga Landmark, Plaza pelataran serta menara pandang sebagai pengaman bagi wisatawan yang berenang.

    “Kami perbaiki seluruh sarpras yang sudah mulai jabuk. Yang sudah usang kami bongkar. Tanpa merusak pohon dan kondisi keaslian alam di Labuan Cermin,” Ujarnya.

    Dirinya juga menjelaskan terkait dengan isu keberadaan buata yang sempat beredar beberapa waktu kebelakang, Menurtnya pada saat peluncuran nanti, pihaknya bersama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan timur akan memastikan keberadaan hewan buas tersebut.

    “Buaya itu kalau memang masih ada di kawasan Labuan Cermin, akan kami relokasi. Kami akan ciptakan kondisi destinasi yang aman bagi pengunjung,” Katanya.

    Pihaknya juga akan melakukan konsultasi kembaki dengab BKSDA guna perumusan Konsep SOP yang akan diterapkan yang nantinya akan menjadi acuan pihak pengelola.

    Contohnya seperti, Satu jam sebelum wisata Labuan Cermin dibuka, pihaknya akan melakukakan pemeriksaan dengan menggunakan kapal tanpa mesin sertadirinya mengatakan pengelola maupun tim keamanan wajib berkeliling guna memastikan keberadaan hewan buas tersebut.

    “Itu konsep yang bakal ditetapkan dan disepakati bersama,” Pungkasnya. (*MNH).