• Fri. Jul 19th, 2024

    berausatu.id

    Informasi untuk Menginspirasi

    Satu Abad NU, GP Ansor Gelar Diklat Banser

    Jan 28, 2023

    BERAUSATU.ID – Menyambut satu Abad (100 tahun) Nahdatul Ulama (NU) pimpinan cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Berau menggelar Diklat Terpadu Dasar Banser Berau ke IV di Halaman Mesjid Al-Isro, Kecamatan Teluk Bayur. Kamis malam (27/01/2023).

    Mupid Datussahlan, Ketua GP Ansor Berau, mengungkap Dalam menyambut satu abad atau 100 tahun NU tentu menjadi semangat tersendiri bagi gerakan Pemuda ansor dan juga kader Banser yang ada di seluruh Indonesia terutama di Kabupaten Berau.

    “Karena, bahwa mencapai satu abad GP ansor NU ini tentu yang artinya selalu eksistensi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan konsisten merawat mengawal serta menjaga satu kesatuan anak bangsa. Nah hikmah dan berkah ini tentu kita ingin wujudkan dalam berbagai acara yang kita saksikan diklat terpadu dasar kemudian ada peringatan puncak nanti dirangkaikan dengan tablig akbar serta isra Mi’raj,” jelasnya.

    Dirinya menyebut, untuk peserta Diklat sendiri berjumlah 130 peserta dari 7 kecamatan yang akan mengikuti diklat selama 4 hari.

    “Jadi ada Kecamatan Teluk Bayur, Gunung tabur, Segah, Kelay kemudian Kecamatan Sambaliung, dan Batu putih. Puncaknya nanti di tablig akbar dan sekaligus pembay’atan,” Sebut mupit.

    Dengan adanya Diklat ini, dirinya berharap di kabupaten Berau akan semakin semarak anak anak muda yang mampu memberikan peran serta dan kontribusi positif terhadap pembangunan dan di seluruh posisi-posisi strategis di kabupaten Berau.

    “Diklat ini salah satu upaya memberikan pemahaman, menambah wawasan keilmuan dan juga kedisiplinan sehingga bahwa dengan itu kita menanam maka dikemudian hari kita akan memperoleh kader-kader penerus bangsa yang tentu sesuai yang kita harapkan,” imbuhnya.

    Dirinya pun berpesan kepada pemuda di Bumi Batiwakkal, tidak boleh lelah berfikir dan berhenti berkarya karena hanya dengan itu yang mampu menunjukkan eksistensi.

    “Jadi ketika kita mulai bermalas-malasan kita jauh dari kedisiplinan maka kita akan melemahkan daya pikir dan daya juang kita sendiri untuk merawat kebhinekaan dan kebangsaan. Dengan kita terus melipat gandakan kader, terus membentuk dan membina. Harapannya, kita semua mampu melahirkan banyak perubahan-perubahan positif terhadap pembangunan di kabupaten Berau,” pungkasnya.