• Fri. Jul 19th, 2024

    berausatu.id

    Informasi untuk Menginspirasi

    PUSAT PEMBIBITAN KELAPA SAWIT SELUAS EMPAT HEKTAR DIBANGUN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN BIBIT SAWIT ASRM BERAU

    Aug 27, 2022

    Untuk memenuhi kebutuhan bibit sawit yang berkualitas bagi para anggota Asosiasi Sawit Rakyat Mandiri (ASRM) Berau. Maka pembangunan Pusat Pembibitan Kelapa Sawit (PPKS-Berau) dilakukan di Kampung Labanan Makmur.

    Kegiatan pembangunan ini dilakukan dengan langkah awal pondok pembibitan. Di mana nantinya sebagai Pusat informasi terkait pembibitan, tempat pemesanan bibit dan sebagai tempat diskusi terkait Kelapa Sawit.

    Ketua ASRM Berau, Mupit Datusahlan menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan-kegiatan sebelumnya, yang sudah dilaksanakan terkait dengan amanah dari anggota ASRM Berau.

    “Pelaksanaan pembibitan ini akan sepenuhnya dilaksanakan oleh PT Labanan Prima Nusantara (LPN) sebagai Pemegang Ijin pelaksanaan Pembibitan,” katanya.

    Dalam pelaksanaannya, ia mengatakan, ASRM berperan sebagai pengawas dan mengkoordinir anggota ASRM yang membutuhkan dan melaksanakan pemesanan bibit kelapa sawit. Sekaligus mengevaluasi kinerja PT LPN dalam menjalankan usahanya.

    “Tujuan utama dari pembibitan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan bibit di anggota ASRM,” terangnya.

    “PT LPN boleh menjual bibit Kelapa Sawit ke pihak Luar anggota , jika memang semua pemesanan Anggota ASRM sudah terpenuhi secara keseluruhan,” tambahnya.

    Sementara itu, Komisaris Utama PT LPN, Karmanto mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan ASRM Berau kepada pihaknya, untuk melaksanakan Pengelolaan PPKS-Berau.

    “Peletakan Batu Pertama dengan Acara Tumpengan ini merupakan tonggak sejarah yang sangat penting pagi berdirinya PPKS-Berau,” katanya.

    Pembangunan PPKS-Berau ini dilakukan di lahan seluas empat hektare. Dengan sebelumnya telah dilakukan Land Clearing, pembangunan pondok kecil untuk pekerja dan menyiapkan media pembibitan.

    “Kemudian baru mencari hari yang tepat untuk Mendirikan Pondok atau Kantor Pusat Pembibitan Kelapa Sawit (PPKS-Berau),” pungkasnya.