• Tue. Jul 23rd, 2024

    berausatu.id

    Informasi untuk Menginspirasi

    PKS Kembalikan Formulir Pendaftaran Ke Golkar, Sumadi Berharap PKS dan Golkar Dapat Berkoalisi

    May 14, 2024
    oppo_0

    BERAUSARU.ID, TANJUNG REDEB- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kembalikan formulir pendaftaran sebagai Bakal Calon Bupati Berau ke kantor Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar).

    Pengembalian formulir PKS ke Golkar tersebut langsung dilakukan Oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Berau, Sumadi bersama dengan Sekertaris Jendral (Sekjen) DPD PKS dan Rombongan.

    Sumadi menyebut pengembalian formulir pendaftaran tersebut dimaksudkan untuk mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati, pasalnya PKS sudah bulat mengusung Sri Juniarsih Mas untuk menjadi Calon Bupati Berau periode 2024-2029.

    “Maka begitu kami Membuka pendaftaran beda dengan partai lain, kalau di Partai lain membuka pendaftaran untuk Calon Bupati dan Wakil Bupati, di PKS sudah bulat membuka pendaftaran hanya untuk Wakil Bupati,” Ungkapnya.

    Dikatakannya, pula pada tahun 2020 merupakan pemecah rekor dengan terpilihnya Sri Juniarsih Mas sebagai Bupati Perempuan pertama untuk Kabupaten Berau, sehingga tidak menutup kemungkinan terciptanya sejarah baru dimana pasangan Bupati dan Wakil Bupati Perempuan.

    “Mudah-mudahan tahun 2024-2029 ada sejarah baru lagi, yakni Srikandi dengan Srikandi,” Tambahnya.

    Sumadi berharap agar PKS dan Golkar dapat berjodoh untuk membentuk Koalisi nantinya, “Semoga PKS dan Golkar nantinya bisa berkoalisi di Pilkada 2024,” Terangnya.

    Sementara itu, Ketua DPD Golkar, Andi Amir mengatakan bahwasanya pihaknya juga akan segera mengembalikan formulir pendaftaran ke Kantor DPD PKS Kabupaten Berau.

    “Golkar ini masih bersifat dinamis, jadi tidak menutup kemungkinan untuk Serikandi dengan Srikandi,” Ungkapnya.

    Dirinya berharap agar Golkar dan PKS dapat terus membangun Komunikasi baik antar partai hal tersebut juga selaras dengan Dewan Perwakilan Provinsi (DPP) Golkar Kalimantan Timur.

    “Harapannya Golkar dan PKS bisa membangun komunikasi yang baik, tapi seperti yang disampaikan tadi politik itu dinamis jadi ini bisa berlanjut bisa juga tidak, tapi mudah-mudahan ini bisa terus berlanjut,” Pungkasnya. (*MNH)