• Sun. Jul 14th, 2024

    berausatu.id

    Informasi untuk Menginspirasi

    Peringati Hari Buruh Internasional (Mayday), Puluhan Buruh Menggelar Aksi Unjukrasa

    May 1, 2023

    BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB – Puluhan Buruh menggelar aksi di Halaman Kantor Disnakertrans Berau, Jalan Murjani II, Tanjung Redeb, Senin 1 Mei 2023.

    Sebelumnya Para buruh berkumpul di Gedung Olahraga (GOR) Pemuda, Jalan Pemuda, Kecamatan Tanjung Redeb. Dan menuju ke Kantor Dinas Ketenaga Kerja dan Transmigrasi.

    Aksi tersebut dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau dikenal MayDay, yang mana moment tersebut diperingati setiap pada tanggal 1 Mei di setiap tahunnya.

    Suradi Dewan Pengurus Cabang (DPC) Federasi Buruh Indonesia (FBI) Kabupaten Berau. Dirinya mengatakan, pada hari ini memang diperkirakan ada puluhan buruh yang turun dan menyampaikan aspirasinya dan tuntutan mereka terhadap Disnakertrans.

    “Ada puluhan buruh yang akan turun dari berbagai perusahaan yang ada di Kabupaten Berau,” ucapnya.

    Adapun tuntutan yang disampaikan terkait dengan upah kerja yang menurut mereka tidak sesuai dengan apa yang menjadi hak-hak mereka.

    “Tuntutan tersebut, Haknya dan kekurangan upahnya dan lemburnya, serta diskriminasi dan pemberlakuannya itu sama,” tuturnya.

    Dan setelah itu, serikat buruh di perusahaan harus di catat di Disnaker. Untuk melakukan pemanggilan perusahaan yang terkendala dengan para pekerjanya.

    “Perusahaan yang mempunyai kendala dengan para pekerja tersebut, akan di panggil ke Disnakertrans pada Hari Rabu 3 Mei 2023, Jelasnya.

    Dirinya menghimbau para massa aksi yakni para buruh tersebut, agar tetap tertib dalam aksi tersebut jangan sampai ada tindakan yang tidak sesuai apalagi bertindak anarkis.

    Aksi tersebut penyampaian pendapat atau aspirasi para buruh, sehingga harus disampaikan dengan yang sebenarnya.

    “Aksi ini lebih menyampaikan aspirasi dari kepentingan para buruh, jad kami minta tolong untuk kepada seluruh buruh agar tetap menjaga ketertiban dan menghindari tindak kekerasan yang bersifat anarkis,” pungkasnya. (*IAH)