• Sun. Jul 14th, 2024

    berausatu.id

    Informasi untuk Menginspirasi

    Pemerintah Kabupaten Berau Ajak Remaja Putri Minum Tablet Tambah Darah Untuk Hindari Berbagai Penyakit

    Aug 5, 2022

    Kegiatan Pencanangan Gerakan Minum Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri (GERMITFE REMATRI) sekaligus Seminar tentang Gizi Seimbang Serta pentingnya Minum Tablet FE untuk Remaja Putri digelar di Balai Mufakat, Kamis (4/8/2022).

    Acara ini dihadiri Asisten I, Setkab Berau, Hendratno, Dinas Pendidikan, dan beberapa perwakilan sekolah menengah pertama dan perwakilan anak Pramuka yang tergabung dalam Saka Bhakti Husada.

    Ketua panitia Suhartini mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli dan puncaknya akan dilaksanakan pada 7 Agustus mendatang.

    Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan berdasarkan hasil dari diskesnas tahun 2013 anak usia 5-14 tahun menderita Anemia dengan presentase sebesar 26,4 persen serta 15-24 tahun sebesar 18,4 persen
    Sehingga 1 dari 5 remaja di Indonesia menderita anemia.

    Program suplementasi tablet tambah darah pada remaja putri telah dimulai oleh Menteri Kesehatan pada tahun 2014 lalu. “Saat ini telah menjadi salah satu interfensif sentifik dalam upaya penurunan stunting,” katanya.

    Dirinya menambahkan, pemberian tablet tambah darah diperuntukkan untuk remaja smp, SLTA sederajat melalui UKS yang berada di masing-masing sekolah.
    Tablet pun akan diberikan secara gratis pada sasaran anak sekolah.

    “Hal ini ditindaklanjuti melalui surat edaran bupati Berau nomor 919 tentang gerakan minum tablet tambah darah pada remaja putri di Berau,” ungkapnya.

    Sementara itu, Asisten I Berau, Hendratno menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini, mengingat merupakan momentum untuk menjadikan anak-anak Berau yang lebih berkualitas kedepannya.

    Dirinya menambahkan, minum tablet tambah darah bagi remaja putri bertujuan melindungi remaja putri dari segala penyakit, sehingga dapat mencegah dan diamati melalui antisipasi anemia, dengan dibantu oleh seluruh pihak-pihak terkait.