• Sun. Jul 14th, 2024

    berausatu.id

    Informasi untuk Menginspirasi

    Madri Pani Meninjau Pengerjaan Jembatan Kelay, Optimis Tepat Waktu

    Jul 13, 2023

    BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Ketua DPRD Kabupaten Berau, Madri Pani meninjau pengerjaan Jembatan Kelay guna memastikan jembatan tersebut dapat dilalui kendaraan bermotor pada bulan Agustus, Senin (10/07/2023)

    Dikatakannya peninjauan pada pengerjaan Jembatan Kelay tersebut guna memastikan tidak ada kendala dalam pengerjaan dan agar dapat terselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

    “Hari ini saya hanya ingin melihat pengerjaan pembangunan jembatan gantung sambaliung ini, apakah ada kendala atau tidak,supaya nantinya bisa terselesaikan tepat waktu,” Ujarnya.

    Dirinya juga Mengucapkan terimakasih pada pihak kontraktor karena telah memberikan keterangan dengan baik dan jelas.

    Disebutkan bahwasanya proses pengerjaan Jembatan Kelay tersebut telah mencapai 30 persen serta dipastikan pada bulan agustus sudah dapat dilewati oleh kendaraan bermotor.

    “Atas informasi yang saya dapatkan pada hari ini setidak nya bisa mengurangi sedikit ke khawatiran saya bila nantinya penyelesaian Pengerjaan jembatan gantung sambaliung ini tidak tepat waktu,” Ungkapnya.

    Dirinya menyebut masyarakat sudah banyak merasakan dampak sosial selama proses pengerjaan Jembatan Kelay tersebut.

    Karena itu, dirinya tidak ingin Pengerjaan Jembatan Kelay Tidak tepat waktu yang akan menimbulkan masalah lainnya.

    “Cukup sudah kita di pusingkan dengan segala pencarian solusi untung menangani dampak sosial yang ada, jangan lagi di tambahkan dengan permasalahan baru lagi akibat penyelesaian jembatan gantung sambaliung ini tidak tepat waktu” Tuturnya.

    Diharapkan agar Jembatan Kelay tersebut dapat dilalui pada awal bulan Agustus walaupun untuk sementara hanya kendaraan bermotor terlebih dahulu yang menjadi prioritas, sehingga dapat mengurangi sedikit kekawatiran masyarakat.

    Dikatakannya pula selain dapat mengurangi tingkat keresahan masyarakat, ekonomi masyarakat juga akan membaik melalui para UMKM yang berjualan di Sambaliung.

    “Masyarakat juga tidak akan lagi terbebani dengan rasa ke khawatiran karena telah menitipkan motornya di seberang atau di penitipan, dan aktifitas masyarakat juga bisa normal kembali seperti semula,” Jelasnya.(*MNH/ADV)