• Tue. Jul 23rd, 2024

    berausatu.id

    Informasi untuk Menginspirasi

    HUT Transmigrasi Labanan yang ke-40, Bupati Berau Berharap Kembangkan Seluruh Potensi dan Sumberdaya Untuk Kemajuan Kampung

    Dec 13, 2022

    Dalam HUT Transmigrasi Labanan yang ke-40 tahun 3 kampung yaitu Labanan Jaya, Labanan Makmur, dan Labanan Makarti yang merupakan Kampung di kecamatan Teluk Bayur. melakukan Upacara Peringatan di lapangan Bola Halaman Pandopo sekaligus Kantor Kepala Kampung Labanan Jaya pada Selasa 13 Desember 2022.

    Turut hadir bupati Berau Sri juniarsih,Wakil Bupati Berau Gamalis, asisten 2 Agus Wahyudi, asisten 3 Maulidiya, camat Teluk Bayur Endang Iriani, Beserta Seluruh tamu undangan yang hadir.

    Dalam sambutannya Bupati Berau Sri menyampaikan apresiasinya atas perjuangan Transmigrasi Kampung Labanan Yang selama ini Telah Berkiprah Serta Berkontribusi dalam melaksanakan Program Transmigrasi demi terwujudnya pembangunan yang merata.

    “Labanan Jaya,Labanan Makmur, dan Labanan Makarti merupakan bentuk kerja keras dari berbagai pihak hingga menjadi salah satu kampung yang mandiri di Kabupaten Berau.”ungkapnya.

    Sesuai ideologi Pancasila Sumberdaya manusia yang berada di kampung perlu menjadi Prioritas, masyarakat sebagai pelaku utama dalam membangun dan penyebaran secara merata juga menjaga sinergitas demi mewujudkan keterpaduan untuk mencapai tujuan bersama di lingkungan Kampung

    Sri berharap kepada dinas Transmigrasi untuk melaksanakan program pemberdayaan yang efektif serta tepat guna untuk memberikan solusi dan permasalahan juga mampu menjadi pionir percepatan Pembangunan Transmigrasi di kabupaten Berau.

    “Untuk masyarakat kampung Transmigrasi Labanan mari kita kembangkan seluruh potensi yang ada, baik dari sumber daya alam, sumber daya manusia, demi meningkatkan taraf kehidupan agar semakin maju dan sejahtera,”tandasnya

    Sementara itu Mupit Datusahlan Kepala Kampung Labanan Makmur menyampaikan kegiatan HUT Transmigrasi Labanan ini juga di sertai dengan Tasyakuran dan doa bersama dan menjadi adat istiadat di daerah Labanan dengan sukuran tumpeng.

    Tumpeng sendiri menurutnya melambangkan sedekah kepada sang pencipta juga para leluhur yang bertujuan untuk menghormati atas perjuangan mereka untuk membangun Kampung Trans yang telah berusia 40 tahun ini.