• Fri. Jul 19th, 2024

    berausatu.id

    Informasi untuk Menginspirasi

    Gamalis Berharap Berau Siap Menjadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Peduli Anak

    Jul 27, 2023

    BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Wakil Bupati Berau, Gamalis Menghadiri dan Membuka Rapat Koordinasi dan Pendampingan 10 Indikator Kampung Ramah Perempuan dan Anak di Kabupaten Berau yang bertempat di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati, Pada Kamis (27/07/2023).

    Dirinya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Kesetaraan Gender dan juga Dinas KP3A Provinsi Kalimantan Timur/yang telah memberikan perhatian besar kepada Kabupaten Berau dalam upaya mewujudkan kampung yang ramah perempuan dan peduli anak.

    Sebelumnya Kampung Labanan Makmur, Kampung Maluang dan Kampung Labanan Jaya telah ditunjuk dan ditetapkan sebagai kampung percontohan KRPPA di tataran Provinsi Kalimantan Timur, bersama Kabupaten Paser.

    “Tentu, kegiatan Rakor dan pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen dan kepedulian bersama terhadap pentingnya kenyamanan hidup bagi perempuan dan anak sebagai kelompok rentan, yang sejatinya memiliki peranan penting untuk menyukseskan program pembangunan,” Ungkapnya.

    Dirinya meminta pada aparatur pemerintah kampung, kelompok perempuan, lembaga masyarakat kampung, lembaga adat kampung, relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) serta forum anak dari Kampung Labanan Jaya dan Labanan Makmur untuk bersinergi dalam aspek pengorganisasian perempuan dan anak di kampung, memperkaya data pilah, serta memantapkan implementasi peraturan kampung fentang KRPPA termasuk alokasi pembiayaan KRPPA di kampung masing-masing.

    Dikatakannya bahwa persentase keterwakilan perempuan di tubuh pemerintahan kampung serta persentase perempuan wirausaha di kampung juga perlu diperhatikan dan memastikan semua anak mendapatkan pengasuhan dan mendapatkan haknya tidak terjadi kasus kekerasan, tidak ada pekerja anak, dan tidak ada perkawinan anak.

    Gamalis juga mengajak stakeholder terkait di bawah monitoring DPPKBP3A Kabupaten Berau untuk bersama-sama kita sukseskan program KRPPA ini.

    Menurutnya Bonus demografi di Indonesia merupakan tantangan bagi daerah, terutama dalam mempersiapkan anak-anak sebagai Generasi Emas Indonesia tahun 2045.

    “Saya sangat mengharapkan, anak-anak Indonesia khususnya anak-anak Berau menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, sehat, unggul, berdaya saing, berkarakter dan bersendikan nilai-nilai moral yang kuat,” Lanjutnya.

    Dijelaskannya sosok perempuan dan ibu sebagai madrasah pertama bagi anaknya adalah penentu tumbuh kembang serta masa depan anak.

    “Selain itu, perlu kita sadari bersama bahwa sumber daya manusia adalah kunci keberhasilan suatu pembangunan daerah,” Tuturnya.

    Dirinya juga menyebut Pemerintah Kabupaten Berau memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang kelak diharapkan mampu mengelola kekayaan sumber daya alam dan potensi Kabupaten Berau.

    Diharapkannya Melalui kegiatan ini Kabupaten Berau akan benar-benar siap menjadi kabupaten yang ramah perempuan dan peduli anak.

    “Besar Harapan saya, ajang ini akan melahirkan rumusan yang dapat diimplementasikan pada seluruh lini, yang menyangkut kepentingan perempuan dan anak di Kabupaten Berau,” Katanya. (*MNH/ADV)