• Tue. Jul 23rd, 2024

    berausatu.id

    Informasi untuk Menginspirasi

    Dinas Pertanian dan Peternakan Dorong Produksi Jagung

    Feb 8, 2024

    BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Berau saat ini sedang gencar untuk memajukan salah satu produk unggulan daerah yakni Komuditas Jagung.

    Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan hortikultura, Suardi pada saat ditemui awak media.

    Dikatakannya pada saat ini pihaknya serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait saat ini sedang gencar mendorong komuditas jagung agar dapat lebih eksis.

    “Terakhir ini masih dalm bentuk rapat-rapat saja, Jadi apa saja, kemana saja misalnya jagung ini mau dikhusus kan kemana,” Ungkapnya. (07/02/2023).

    Disebutkannya pada saat ini komuditas jagung terbesar yang terdapat di wilayah Kabupaten Berau berada di Daerah Kecamatan Talisayan dan Daerah Kecamatan Biatan.

    Dirinya juga menuturkan bahwa kedepannya akan ada bantuan-bantuan yang akan diberikan seperti berupa jalan usaha tani dan itu sendiri.

    “Kalau bantuan bibit kami selama ini sudah jalan terus, tapi kalau yang khusus jagung ini kedepannya akan diprioritaskan,” Ujarnya.

    Menurutnya, hingga saat ini petani jagung juga mendukung, namun masalah sebenarnya ialah produk jagung yang masih kalah saing dengan produk lain seperti kelapa sawit. 

    Sehingga, banyak lahan yang berpotensi untuk ditanami bibit jagung sudah beralih untuk ditanami sawit.

    Meskipun jagung menjadi prioritas saat ini, namun pihaknya juga tidak akan melupakan komuditas padi yang ada di Kabupaten Berau.

    “Padi tetap kita jalankan, tapi saat ini prioritas nya jagung ini,” Lanjutnya.

    Saat ini pihaknya sudah mengambil langkah untuk memajukan komuditas jagung di wilayah Kabupaten Berau, yakni dengan memberi bantuan bibit jagung dan bantuan pupuk serta penyuluhan-penyuluhan.

    Dirinya juga menjelaskan bahwasanya pihaknya saat ini masih berfokus pada tahapan untuk mendorong produksi jagung tersebut.

    “Diharapkan nantinya bisa sampai ada semacam industri-industri kecil yang memproduksi jagung,” Pungkasnya (*MNH)