• Tue. Jul 23rd, 2024

    berausatu.id

    Informasi untuk Menginspirasi

    Bupati tinjau penyebrangan roda dua, akan ada penambahan LCT

    Jun 13, 2023

    BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB- Bupati Berau, Sri Juniarsih didampingi Wakil Bupati, Gamalis dan OPD terkait melakukan peninjauan dan evaluasi kegiatan penyebrangan publik, pada Senin (12/06/2023)

    Disebutkannya berdasarkan peninjauan yang telah di lakukan akan ada penambahan satu Landing Craft Tank (LCT) dan penambahan dua kapal kayu untuk kendaraan roda dua.

    “Berarti akan ada lima, kemarin kami juga melakukan komunikasi dengan pihak ketiga untuk membantu kami LCT untuk motor,” ungkapnya.

    Dijelaskannya hal ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik terutama oleh Wakil Bupati dan Forkopimda serta instansi terkait untuk mencari solusi dan meninjau langsung mengenai permasalahan-permasalahan yang dihadapi saat ini.

    “Alhamdulillah, Kerjasama yang baik antara Forkopimda dengan pihak-pihak yang terkait berjalan dengan baik sehingga situasi menjadi semakin terkendali, kita doakan apa semoga apa yang menjadi rencana baik ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

    Dirinya juga berterimakasih kepada pihak Kesultanan Sambaliung yang dari awal selalu mendukung sehingga pengerjaan jembatan bisa dilaksanakan dan bisa selesai dalam waktu yang cepat.

    “Saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada masyarakat Berau yang telah cukup bersabar dalam menghadapi keadaan yang sulit ini,” ujarnya.

    Dijelaskannya bukan hanya masyarakat saja yang menghadapi keadaan ini termasuk Pemda pun merasakan kesulitan yang sama sehingga diharapkan nya baik masyarakat maupun pemda bisa bersatu untuk menghadapi keadaan ini.

    kondisi terkini pengerjaan jembatan Sambaliung

    “Kita bersama-sama menghadapi keadaan yang sulit ini dengan persatuan kita, dengan kesabaran kita, dengan kebersamaan kita maka insyaallah empat bulan kedepan akan jadi jembatan yang kita idam-idam kan bersama sehingga bisa digunakan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

    Dijelaskannya pula bahwasanya ini merupakan program kerja dari Provensi Kalimantan Timur jika yang ditolak maka semuanya harus dimulai dari awal lagi.

    “Tidak mudah untuk mendapatkan bantuan ini, butuh berbulan-bulan baru dipenuhi Alhamdulillah berau mendapatkan prioritas bantuan yang luar biasa kalau sampai kita tolak berarti kita menghambat pembangunan di Kalimatan Timur,” lanjutnya

    Menurutnya Berau memiliki potensi wisata yang luar biasa sehingga harus di lengkap dengan Fasilitas Infrastruktur yang baik. (MNH/ADV)