• Sun. Jul 14th, 2024

    berausatu.id

    Informasi untuk Menginspirasi

    Aksi Unjuk Rasa Damai Berlanjut, Para Buruh Berau Bawa 4 Tuntutan Ke Kantor Bupati

    May 4, 2023

    BERAUSATU.ID, TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2023 di kabupaten Berau masih berlanjut.

    Ratusan buruh yang tergabung dalam Dewan Pengurus Cabang Federasi Kebangkitan Buruh Indonesia Konfederensi Serikat Buruh Seluruh Iindonesia (DPC FKUI KSBSI) kabupaten Berau menggelar aksi unjuk rasa damai. Kamis 4 Mei 2023.

    Aksi buruh di kabupaten Berau kali ini diwarnai orasi di depan PT. Berau Coal dan Kantor Bupati Berau dengan titik kumpul di Gor Pemuda Tanjung Redeb, sekitar pada pukul 9.00 Wita.

    Dalam aksi tersebut, Ari Iswandi selaku Ketua DPC FKUI kabupaten Berau. Dirinya menyampaikan, bahwa buruh di kabupaten Berau sedang tidak baik-baik saja. Menurutnya, keadaan buruh ini Seoalah-olah terpinggirkan.

    “Hal ini seharusnya tidak benar. Untuk diketahui, roda ekonomi di Berau itu sebagian besar dari jerih payah para buruh,” ucapnya.

    Adapun 4 tuntutan yang dibawanya yaitu pertama menuntut merubah bonus prestasi yang tidak sesuai dengan pengganti hilangnya hari ke 7. Kedua, menuntut PT. Berau Coal dan kontraktor yang berada dibawah naungannya untuk segera memenuhi tenaga kerja lokal sesuai dengan Perda nomor 8 tahun 2018. Ketiga, menuntut Disnakertrans Berau segera menyelesaikan persoalan yang ada di PT. BUMA. Dan yang ke empat, menuntut pemerintah untuk mengeluarkan klaster ketenagakerjaan dari UU Cilaka.

    “Kami mengajukan sesuai dengan perihal ke 4 tuntutan itu,” ujarnya.

    Ari Iswandi, diungkapnya bahwa pemerintah daerah kabupaten Berau melalui Disnakertrans dapat menyelesaikan masalah persoalan yang terjadi di PT. BUMA. Namun, sampai saat ini belum ada hasil dalam penyelesaian hal tersebut. Serta adanya isu yang menyebutkan bahwa ada seorang buruh yang meminta duit sebesar Rp 100 juta dan 1 unit mobil.

    “Kami memberikan perlawanan terhadap hal itu. Isu minta duit sebesar 100 juta dan 1 unit mobil. Kami merasa terzolimi dengan hal itu.

    Hari ini kami minta selesaikan permasalahan kaum buruh terhadap PT BUMA, Jangan malah ada isu-isu yang menzolimi kaum buruh,” pungkasnya. (*IAH)